Senin, 2 Februari 2026

Breaking News

  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
  • Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru   ●   
Sumbar Perpanjang Status Tanggap Darurat 14 Hari, Korban Hilang Masih Dicari
Selasa 09 Desember 2025, 07:21 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir bandang selama 14 hari. Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi bersama seluruh instansi terkait.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan perpanjangan diperlukan karena proses pencarian korban dan pendataan kerusakan masih berlangsung di sejumlah wilayah.

“Masih ada korban hilang yang belum ditemukan, sementara pendataan kerusakan dan kerugian terus berjalan. Karena itu, masa tanggap darurat kita perpanjang agar penanganan lebih maksimal dan menyeluruh. Perpanjangan selama 14 hari, hingga 22 Desember mendatang,” kata Mahyeldi, Senin (8/12/2025) malam.

Berdasarkan rekapitulasi data sementara dari Dashboard Satu Data Bencana Sumbar per Senin (8/12) pukul 18.00 WIB, bencana tersebut berdampak pada 16 kabupaten/kota. Tercatat 24.049 warga mengungsi, 113 orang luka-luka, 95 orang hilang, dan 234 orang meninggal dunia.

Mahyeldi menjelaskan, dari total 16 daerah terdampak, terdapat tiga wilayah tanpa korban jiwa maupun luka, yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Ia juga menyoroti situasi kritis di Kabupaten Agam yang mencatat jumlah korban terbanyak. Sebagian warga yang sebelumnya sudah kembali ke rumah kembali mengungsi akibat hujan intensitas sedang yang kembali turun.

“Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Agam, dengan 151 orang meninggal dunia dan 55 orang hilang. Sejumlah warga di sana juga kembali mengungsi karena hujan intensitas sedang yang turun kembali,” jelasnya.

Mahyeldi menegaskan, seluruh jajaran Pemprov Sumbar bersama pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan terus bekerja tanpa henti untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan.(hrc)




Editor :
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Minggu 21 Desember 2025
Mutasi Akhir Tahun, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Polda Riau Diganti

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top