Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
PLTA Koto Panjang Dipantau Ketat, BPBD Riau Tingkatkan Kewaspadaan Banjir
Jumat 05 Desember 2025, 08:09 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiagakan total 21 unit alat berat dan truk untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Langkah ini dilakukan menyusul penetapan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, pada 1 Desember 2025.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal, mengatakan bahwa penyiagaan peralatan ini merupakan bagian dari tahap awal strategi penanggulangan bencana, yang meliputi sosialisasi, pendirian posko, dan pemantauan wilayah berisiko. Penempatan alat berat dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.

“Persiapan kita di tahap awal ini sosialisasi, mendirikan posko dan pemantauan. Termasuk koordinasi dengan Dinas PUPR untuk siaga di lokasi rawan bencana,” ujar Edy Afrizal, Kamis (4/12/2025).

Menurut Edy, seluruh alat berat tersebut disebar melalui pos Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR yang berada di 12 kabupaten/kota.

Ia menjelaskan komposisi alat berat yang disiagakan, yakni dua unit ekskavator amfibi, satu ekskavator PC 200, delapan ekskavator PC 130, satu ekskavator long arm, enam motor grader, dan enam dump truk. Secara keseluruhan terdapat 21 unit peralatan yang siap dimobilisasi kapan saja.

“Alat ini disiapkan agar mobilisasi jika nanti terjadi bencana bisa maksimal. Sehingga proses penanganan jika terjadi bencana di Riau bisa ditangani cepat,” tegasnya.

Selain kesiapsiagaan darat, BPBD Riau juga meningkatkan pemantauan terhadap elevasi debit air di Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar. Waduk tersebut menjadi indikator penting dalam memprediksi potensi banjir pada aliran sungai besar seperti Kampar, Siak, Indragiri, dan Rokan.

“Kita juga melakukan pemantauan elevasi debit air di PLTA Koto Panjang. Kita minta PLN melaporkan secara berkala kondisi elevasi waduk. Begitu juga dengan teman-teman BMKG,” kata Edy.

Ia mengungkapkan bahwa debit air waduk kini mulai meningkat setelah sebelumnya berada pada kondisi kekeringan. Meski masih berada pada ambang batas normal, pemantauan ketat tetap dilakukan untuk memastikan peringatan dini dapat diberikan jika terjadi potensi luapan air.

“Update terbaru memang air sudah naik, tetapi masih berada di ambang batas normal. Kenaikan ini dari sebelumnya yang sempat kekeringan,” tutup Edy Afrizal.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top