Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Satu Amalan Kecil yang Mengantarkan Seseorang ke Surga
Kamis 04 Desember 2025, 06:03 WIB
ilustrasi.

TERDAPAT sebuah kisah tentang seorang laki-laki dari umat terdahulu yang masuk surga berkat satu amal saleh. Kisah ini diriwayatkan dalam Hadits Shahih Bukhari pada Kitab Ahadisil Anbiya’ melalui sahabat Hudzaifah.

Dalam buku Kisah-kisah Shahih dalam Al-Qur'an dan Sunnah (edisi Indonesia, terjemahan Tim Pustaka ELBA) karya Umar Sulaiman Al-Asyqar, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menceritakan seorang laki-laki yang didatangi malaikat maut untuk dicabut nyawanya. Ia kemudian ditanya tentang amalan kebaikan yang pernah dilakukan selama hidup.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dia ditanya: Apakah ada kebaikan yang kamu lakukan? Dia menjawab: Tidak tahu. Dikatakan kepadanya: Lihatlah. Dia menjawab: Aku tidak mengetahui apa pun, hanya saja ketika di dunia aku berjual-beli dengan orang-orang, memberi kelonggaran kepada yang mampu, dan memaafkan orang yang sedang kesulitan. Maka Allah memasukkannya ke surga.”

Riwayat lain dalam Shahih Bukhari pada Kitab al-Buyu’ juga menegaskan hal serupa. Hudzaifah berkata bahwa para malaikat bertanya kepada seorang laki-laki dari umat sebelum Nabi Muhammad SAW mengenai amal baiknya. Laki-laki itu mengaku selalu memberi kesempatan bagi orang yang mampu melunasi utang dan memaafkan mereka yang tidak mampu. Karena sikap tersebut, Allah mengampuninya.

Abu Hurairah juga meriwayatkan kisah dengan redaksi berbeda. Ia menyebut ada seorang saudagar yang memberi utang kepada banyak orang. Jika melihat seseorang dalam kesulitan, ia memerintahkan pegawainya untuk memaafkan atau memberi kelonggaran. Sikap tersebut menjadi sebab Allah memberikan ampunan kepadanya.

Umar Sulaiman Al-Asyqar menjelaskan bahwa kisah ini menunjukkan luasnya rahmat Allah SWT. Meski amal laki-laki tersebut terlihat kecil, Allah tetap memberikan pahala besar dan mengampuninya. Kisah ini juga menjadi bukti bahwa seorang mukmin tidak serta-merta dikafirkan karena dosa besar. Walaupun laki-laki itu meninggalkan banyak kewajiban, Allah tetap memaafkannya karena satu amalan yang tulus.

Wallahu a'lam.




Editor : Tim
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top