Senin, 2 Februari 2026

Breaking News

  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
  • Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru   ●   
Satu Amalan Kecil yang Mengantarkan Seseorang ke Surga
Kamis 04 Desember 2025, 06:03 WIB
ilustrasi.

TERDAPAT sebuah kisah tentang seorang laki-laki dari umat terdahulu yang masuk surga berkat satu amal saleh. Kisah ini diriwayatkan dalam Hadits Shahih Bukhari pada Kitab Ahadisil Anbiya’ melalui sahabat Hudzaifah.

Dalam buku Kisah-kisah Shahih dalam Al-Qur'an dan Sunnah (edisi Indonesia, terjemahan Tim Pustaka ELBA) karya Umar Sulaiman Al-Asyqar, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menceritakan seorang laki-laki yang didatangi malaikat maut untuk dicabut nyawanya. Ia kemudian ditanya tentang amalan kebaikan yang pernah dilakukan selama hidup.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dia ditanya: Apakah ada kebaikan yang kamu lakukan? Dia menjawab: Tidak tahu. Dikatakan kepadanya: Lihatlah. Dia menjawab: Aku tidak mengetahui apa pun, hanya saja ketika di dunia aku berjual-beli dengan orang-orang, memberi kelonggaran kepada yang mampu, dan memaafkan orang yang sedang kesulitan. Maka Allah memasukkannya ke surga.”

Riwayat lain dalam Shahih Bukhari pada Kitab al-Buyu’ juga menegaskan hal serupa. Hudzaifah berkata bahwa para malaikat bertanya kepada seorang laki-laki dari umat sebelum Nabi Muhammad SAW mengenai amal baiknya. Laki-laki itu mengaku selalu memberi kesempatan bagi orang yang mampu melunasi utang dan memaafkan mereka yang tidak mampu. Karena sikap tersebut, Allah mengampuninya.

Abu Hurairah juga meriwayatkan kisah dengan redaksi berbeda. Ia menyebut ada seorang saudagar yang memberi utang kepada banyak orang. Jika melihat seseorang dalam kesulitan, ia memerintahkan pegawainya untuk memaafkan atau memberi kelonggaran. Sikap tersebut menjadi sebab Allah memberikan ampunan kepadanya.

Umar Sulaiman Al-Asyqar menjelaskan bahwa kisah ini menunjukkan luasnya rahmat Allah SWT. Meski amal laki-laki tersebut terlihat kecil, Allah tetap memberikan pahala besar dan mengampuninya. Kisah ini juga menjadi bukti bahwa seorang mukmin tidak serta-merta dikafirkan karena dosa besar. Walaupun laki-laki itu meninggalkan banyak kewajiban, Allah tetap memaafkannya karena satu amalan yang tulus.

Wallahu a'lam.




Editor :
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Minggu 21 Desember 2025
Mutasi Akhir Tahun, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Polda Riau Diganti

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top