Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Satu Amalan Kecil yang Mengantarkan Seseorang ke Surga
Kamis 04 Desember 2025, 06:03 WIB
ilustrasi.

TERDAPAT sebuah kisah tentang seorang laki-laki dari umat terdahulu yang masuk surga berkat satu amal saleh. Kisah ini diriwayatkan dalam Hadits Shahih Bukhari pada Kitab Ahadisil Anbiya’ melalui sahabat Hudzaifah.

Dalam buku Kisah-kisah Shahih dalam Al-Qur'an dan Sunnah (edisi Indonesia, terjemahan Tim Pustaka ELBA) karya Umar Sulaiman Al-Asyqar, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menceritakan seorang laki-laki yang didatangi malaikat maut untuk dicabut nyawanya. Ia kemudian ditanya tentang amalan kebaikan yang pernah dilakukan selama hidup.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dia ditanya: Apakah ada kebaikan yang kamu lakukan? Dia menjawab: Tidak tahu. Dikatakan kepadanya: Lihatlah. Dia menjawab: Aku tidak mengetahui apa pun, hanya saja ketika di dunia aku berjual-beli dengan orang-orang, memberi kelonggaran kepada yang mampu, dan memaafkan orang yang sedang kesulitan. Maka Allah memasukkannya ke surga.”

Riwayat lain dalam Shahih Bukhari pada Kitab al-Buyu’ juga menegaskan hal serupa. Hudzaifah berkata bahwa para malaikat bertanya kepada seorang laki-laki dari umat sebelum Nabi Muhammad SAW mengenai amal baiknya. Laki-laki itu mengaku selalu memberi kesempatan bagi orang yang mampu melunasi utang dan memaafkan mereka yang tidak mampu. Karena sikap tersebut, Allah mengampuninya.

Abu Hurairah juga meriwayatkan kisah dengan redaksi berbeda. Ia menyebut ada seorang saudagar yang memberi utang kepada banyak orang. Jika melihat seseorang dalam kesulitan, ia memerintahkan pegawainya untuk memaafkan atau memberi kelonggaran. Sikap tersebut menjadi sebab Allah memberikan ampunan kepadanya.

Umar Sulaiman Al-Asyqar menjelaskan bahwa kisah ini menunjukkan luasnya rahmat Allah SWT. Meski amal laki-laki tersebut terlihat kecil, Allah tetap memberikan pahala besar dan mengampuninya. Kisah ini juga menjadi bukti bahwa seorang mukmin tidak serta-merta dikafirkan karena dosa besar. Walaupun laki-laki itu meninggalkan banyak kewajiban, Allah tetap memaafkannya karena satu amalan yang tulus.

Wallahu a'lam.




Editor : Tim
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top