Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Banjir Bandang di Padang: Ribuan Warga Dievakuasi, Empat Tewas
Kamis 27 November 2025, 16:52 WIB
Banjir bandang melanda Kecamatan Kototangah, Kota Padang.

PADANG - Banjir bandang melanda Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Sumatera Barat, mengakibatkan korban jiwa serta kerugian besar bagi warga. Hingga Kamis (27/11/2025) siang, empat orang warga Lubukminturun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan sungai.

Camat Kototangah, Fizlan Setiawan, membenarkan informasi tersebut. Ia memastikan bahwa keempat korban merupakan warga Lubukminturun yang ditemukan setelah banjir melanda kawasan tersebut.

“Iya, keempatnya warga Lubukminturun. Empat orang itu data pasti sudah ditemukan, kita masih identifikasi korban yang lain,” ujar Fizlan.

Fizlan menjelaskan, banjir bandang ini dipicu oleh luapan Sungai Lubukminturun akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu tanpa henti. Ketinggian air pada pagi hari dilaporkan mencapai lebih dari dua meter di permukiman warga. Arus deras berwarna cokelat pekat membawa material kayu dan lumpur yang merusak sejumlah rumah penduduk.

Dampak banjir di Kototangah tercatat sangat luas. Dari 13 kelurahan di wilayah tersebut, hampir 15.000 jiwa terdampak. Upaya evakuasi berskala besar segera dilakukan oleh petugas dan relawan.

“Untuk sekarang ini, hampir 6.000 warga telah kami evakuasi ke beberapa posko yang tersebar di setiap kelurahan,” jelas Fizlan.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, TNI, dan Polri masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan, evakuasi, serta penanganan lanjutan.

Fizlan juga menyebut bahwa masih ada satu orang lagi yang sedang diklarifikasi keberadaannya oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, menyusul kemungkinan adanya korban tambahan.

Terkait antisipasi risiko banjir susulan, Camat Kototangah mengimbau warga yang tinggal di daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

“Kami imbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar bisa evakuasi secara mandiri ke daerah aman. Jika butuh bantuan atau informasi darurat, segera hubungi aparat setempat, Pusdalops-PB, atau layanan Padang Command Center 112,” tegasnya.(jpnn)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top