Banjir Bandang di Padang: Ribuan Warga Dievakuasi, Empat Tewas
Kamis, 27-11-2025 - 16:52:09 WIB
 |
| Banjir bandang melanda Kecamatan Kototangah, Kota Padang. |
PADANG - Banjir bandang melanda Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Sumatera Barat, mengakibatkan korban jiwa serta kerugian besar bagi warga. Hingga Kamis (27/11/2025) siang, empat orang warga Lubukminturun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan sungai.
Camat Kototangah, Fizlan Setiawan, membenarkan informasi tersebut. Ia memastikan bahwa keempat korban merupakan warga Lubukminturun yang ditemukan setelah banjir melanda kawasan tersebut.
“Iya, keempatnya warga Lubukminturun. Empat orang itu data pasti sudah ditemukan, kita masih identifikasi korban yang lain,” ujar Fizlan.
Fizlan menjelaskan, banjir bandang ini dipicu oleh luapan Sungai Lubukminturun akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu tanpa henti. Ketinggian air pada pagi hari dilaporkan mencapai lebih dari dua meter di permukiman warga. Arus deras berwarna cokelat pekat membawa material kayu dan lumpur yang merusak sejumlah rumah penduduk.
Dampak banjir di Kototangah tercatat sangat luas. Dari 13 kelurahan di wilayah tersebut, hampir 15.000 jiwa terdampak. Upaya evakuasi berskala besar segera dilakukan oleh petugas dan relawan.
“Untuk sekarang ini, hampir 6.000 warga telah kami evakuasi ke beberapa posko yang tersebar di setiap kelurahan,” jelas Fizlan.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, TNI, dan Polri masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan, evakuasi, serta penanganan lanjutan.
Fizlan juga menyebut bahwa masih ada satu orang lagi yang sedang diklarifikasi keberadaannya oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, menyusul kemungkinan adanya korban tambahan.
Terkait antisipasi risiko banjir susulan, Camat Kototangah mengimbau warga yang tinggal di daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.
“Kami imbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar bisa evakuasi secara mandiri ke daerah aman. Jika butuh bantuan atau informasi darurat, segera hubungi aparat setempat, Pusdalops-PB, atau layanan Padang Command Center 112,” tegasnya.(jpnn)
Komentar Anda :