Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Cak Imin Singgung Ritel Raksasa Pembunuh UMKM: Namanya Indomaret-Alfamart
Selasa 28 Oktober 2025, 13:50 WIB
Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyoroti tantangan besar dalam upaya pemerintah memajukan ekonomi desa. Salah satunya adalah dominasi ritel modern yang kini menjangkau hingga pelosok.

“Bapak dan ibu sekalian, Koperasi Desa Merah Putih hadir untuk membangun ekonomi desa yang tengah lesu. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Cak Imin dalam sambutannya pada acara 1 Tahun Pemberdayaan Masyarakat di Menara Reksadana, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, meski sejumlah program telah berjalan dan di beberapa daerah menunjukkan hasil positif, masih banyak desa yang perekonomiannya belum berkembang.

“Kadang ekonomi desa bertumbuh, tapi di waktu lain tetap lesu dan tidak memiliki energi untuk menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujarnya.

Cak Imin juga menyoroti maraknya kehadiran ritel-ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart di kawasan pedesaan. Ia menilai ekspansi tersebut mengancam keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ritel-ritel raksasa yang masuk ke kampung telah membunuh ekonomi rakyat dan pelaku UMKM. Indomaret dan Alfamart menjadi ancaman bagi pertumbuhan usaha kecil di desa,” tegasnya.

Meski begitu, Cak Imin mengapresiasi langkah sejumlah kepala daerah yang berupaya membatasi ekspansi ritel modern melalui peraturan daerah (Perda).

“Banyak bupati yang khawatir dan mulai membuat Perda untuk mengantisipasi dominasi ritel besar yang semakin kuat,” pungkasnya.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top