Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Cak Imin Singgung Ritel Raksasa Pembunuh UMKM: Namanya Indomaret-Alfamart
Selasa 28 Oktober 2025, 13:50 WIB
Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyoroti tantangan besar dalam upaya pemerintah memajukan ekonomi desa. Salah satunya adalah dominasi ritel modern yang kini menjangkau hingga pelosok.

“Bapak dan ibu sekalian, Koperasi Desa Merah Putih hadir untuk membangun ekonomi desa yang tengah lesu. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Cak Imin dalam sambutannya pada acara 1 Tahun Pemberdayaan Masyarakat di Menara Reksadana, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, meski sejumlah program telah berjalan dan di beberapa daerah menunjukkan hasil positif, masih banyak desa yang perekonomiannya belum berkembang.

“Kadang ekonomi desa bertumbuh, tapi di waktu lain tetap lesu dan tidak memiliki energi untuk menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujarnya.

Cak Imin juga menyoroti maraknya kehadiran ritel-ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart di kawasan pedesaan. Ia menilai ekspansi tersebut mengancam keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ritel-ritel raksasa yang masuk ke kampung telah membunuh ekonomi rakyat dan pelaku UMKM. Indomaret dan Alfamart menjadi ancaman bagi pertumbuhan usaha kecil di desa,” tegasnya.

Meski begitu, Cak Imin mengapresiasi langkah sejumlah kepala daerah yang berupaya membatasi ekspansi ritel modern melalui peraturan daerah (Perda).

“Banyak bupati yang khawatir dan mulai membuat Perda untuk mengantisipasi dominasi ritel besar yang semakin kuat,” pungkasnya.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top