Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Mahyeldi Dorong Penguatan BUMDesma Jadi Penggerak Ekonomi Nagari di Sumbar
Jumat 24 Oktober 2025, 13:25 WIB
Gubernur Mahyeldi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025).

PADANG - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan pentingnya memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) sebagai penggerak ekonomi lokal dan pencipta lapangan kerja di tingkat nagari.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025).

Mahyeldi mengatakan potensi ekonomi nagari di Sumbar sangat besar, namun belum tergarap optimal. Menurutnya, sejumlah tantangan masih dihadapi BUMDes dan BUMDesma, seperti keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan, kelembagaan, serta ketepatan memilih jenis usaha.

“BUMDesma harus diperkuat secara kelembagaan dan tata kelola agar dana pemberdayaan bisa dikelola secara akuntabel,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut, Rakor ini menjadi momentum memperkuat kelembagaan BUMDesma di seluruh Sumatera Barat. Pemerintah daerah, lanjutnya, perlu memperkuat kolaborasi antar-BUMDesma dan sinergi program strategis agar pengelolaan ekonomi desa berjalan terpadu.

Mahyeldi juga mendorong BUMDesma berperan dalam rantai pasok program pemerintah pusat melalui Model Bisnis Gotong Royong (MBG).

“BUMDesma perlu bermitra dengan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal agar keuntungan ekonomi kembali ke nagari,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta BUMDesma bersinergi dengan Bank Nagari dan dinas teknis untuk memperkuat usaha serta memperluas akses pasar.

“Jika desa maju dan mandiri, maka daerah pun akan maju, dan pembangunan nasional tercapai,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menyebut jumlah BUMDes dan BUMNag terus meningkat.

Pada 2024 tercatat 713 unit, dan naik menjadi 828 unit per September 2025.

“Selain jumlah yang meningkat, klasifikasi BUMDes juga naik kelas. Tahun 2024 terdapat 120 BUMDes berkembang, pada 2025 menjadi 166. Sementara BUMDes maju naik dari 53 menjadi 84 unit,” jelas Yozarwardi.

Ia menambahkan, peningkatan itu merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dari Dinas PMD Sumbar bersama dinas kabupaten dan kota.(hsc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top