Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Mahyeldi Dorong Penguatan BUMDesma Jadi Penggerak Ekonomi Nagari di Sumbar
Jumat 24 Oktober 2025, 13:25 WIB
Gubernur Mahyeldi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025).

PADANG - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan pentingnya memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) sebagai penggerak ekonomi lokal dan pencipta lapangan kerja di tingkat nagari.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025).

Mahyeldi mengatakan potensi ekonomi nagari di Sumbar sangat besar, namun belum tergarap optimal. Menurutnya, sejumlah tantangan masih dihadapi BUMDes dan BUMDesma, seperti keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan, kelembagaan, serta ketepatan memilih jenis usaha.

“BUMDesma harus diperkuat secara kelembagaan dan tata kelola agar dana pemberdayaan bisa dikelola secara akuntabel,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut, Rakor ini menjadi momentum memperkuat kelembagaan BUMDesma di seluruh Sumatera Barat. Pemerintah daerah, lanjutnya, perlu memperkuat kolaborasi antar-BUMDesma dan sinergi program strategis agar pengelolaan ekonomi desa berjalan terpadu.

Mahyeldi juga mendorong BUMDesma berperan dalam rantai pasok program pemerintah pusat melalui Model Bisnis Gotong Royong (MBG).

“BUMDesma perlu bermitra dengan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal agar keuntungan ekonomi kembali ke nagari,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta BUMDesma bersinergi dengan Bank Nagari dan dinas teknis untuk memperkuat usaha serta memperluas akses pasar.

“Jika desa maju dan mandiri, maka daerah pun akan maju, dan pembangunan nasional tercapai,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menyebut jumlah BUMDes dan BUMNag terus meningkat.

Pada 2024 tercatat 713 unit, dan naik menjadi 828 unit per September 2025.

“Selain jumlah yang meningkat, klasifikasi BUMDes juga naik kelas. Tahun 2024 terdapat 120 BUMDes berkembang, pada 2025 menjadi 166. Sementara BUMDes maju naik dari 53 menjadi 84 unit,” jelas Yozarwardi.

Ia menambahkan, peningkatan itu merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dari Dinas PMD Sumbar bersama dinas kabupaten dan kota.(hsc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top