Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Prabowo Targetkan Program Magang Bergaji UMP Tembus 100 Ribu Peserta
Senin 13 Oktober 2025, 13:54 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli akan memperluas pelaksanaan program magang bergaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi lulusan baru atau fresh graduate perguruan tinggi dan diploma. Total keseluruhan lowongan magang akan mencapai 100.000.

Yassierli mengatakan pada tahap pertama program ini akan membuka 20.000 lowongan dan kemudian dilanjutkan pada tahap kedua sebesar 80.000 lowongan magang yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan November 2025.

Perluasan pelaksanaan tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. "Tadi malam arahan Presiden bahwa tahun ini target diharapkan bisa 100.000 peserta magang," katanya di Kemnaker, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025).

Magang Diperluas

Yassierli menambahkan, pada program magang tahap dua tersebut pemerintah juga akan memperluas lowongan magang yang tidak hanya ada di perusahaan, tetapi juga akan diadakan juga di kementerian, lembaga, badan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Karena kami ingin sesuai arahan presiden memberi kesempatan luas dan kesempatan terdistribusi ke semua provinsi, tidak hanya untuk sarjana tapi juga diploma. Sehingga adik-adik yang melamar ada beberapa posisi untuk diploma," katanya.

Yassierli mencatat saat ini sudah sudah ada 104.711 orang yang mendaftarkan diri dalam program pemagangan lulusan baru atau fresh graduate Perguruan Tinggi. Sementara sebanyak 1.147 perusahaan yang membuka lowongan magang.

"Dari data yang kami peroleh hingga jam 10 pagi ini, sudah tercatat 1.147 perusahaan yang sudah membuka lowongan magang, dan sudah sebanyak 104.711 orang yang kemudian eligible untuk ikut dalam program magang ini," katanya.

Yassierli menegaskan Kemnaker akan mengawal ketat pelaksanaan magang agar berjalan transparan dan berkualitas. Bagi peserta magang nantinya diharuskan untuk mengisi aktivitas harian secara online. Sedangkan bagi perusahaan diminta untuk menyediakan mentor untuk memonitor pelaksanaan peserta magang.

"Nanti kita akan kawal terkait pengawasannya, pertama kita minta peserta mengisi aktivitas harian secara online dan perusahaan kita minta menunjuk mentor yang akan membersamai peserta magang dan mentor ini akan melakukan evaluasi bulanan terkait capaian softskill dan capaian kompetensi teknis dan inilah yang akan menjadi bahan evaluasi untuk bulan-bulan selanjutnya," katanya. (dtc)

 




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top