Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Jalur Sumbar–Riau di Kelok Sembilan Kembali Dibuka Usai Longsor, Lalu Lintas Lancar Dua Arah
Jumat 19 September 2025, 10:52 WIB
Akses jalan utama Sumbar-Riau di Kelok 9 kembali dibuka dua jalur usai longsor, Satlantas pastikan lalu lintas lancar sejak Jumat pagi.

LIMAPULUH KOTA – Jalur penghubung Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau di kawasan Kelok Sembilan kembali dibuka untuk kendaraan dua arah pada Jumat pagi (19/9/2025).

Pembukaan dilakukan setelah material longsor yang menimbun badan jalan berhasil dibersihkan sepenuhnya.

Pantauan hingga pukul 07.25 WIB menunjukkan arus lalu lintas sudah lancar. Kendaraan dari arah Payakumbuh menuju Pekanbaru maupun sebaliknya kembali bergerak normal, antrean panjang pun berangsur hilang.

Longsor terjadi pada Kamis malam (18/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB di kelok pertama, tepatnya Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Akibatnya, jalur vital tersebut lumpuh total sejak pukul 19.30 WIB.

Proses pembersihan material berlangsung maraton. Sekitar pukul 00.30 WIB, alat berat dari PUPR mulai bekerja dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh. Tiga jam kemudian, tepat pukul 03.00 WIB, alat berat tambahan milik TNI dikerahkan dari arah sebaliknya.

Selama proses berlangsung, unit pengurai massa dari Polres Limapuluh Kota juga membantu penerangan di lokasi. Pembersihan selesai pada pukul 05.00 WIB, dan jalur kembali dibuka 15 menit kemudian.

Meski arus lalu lintas sudah normal, tim gabungan tetap melakukan pemantauan. Beberapa material tanah dilaporkan masih bergerak ketika terjadi getaran di sekitar area longsor.

Jalur lintas Sumbar–Riau, khususnya Kelok Sembilan dan kawasan Pangkalan, dikenal rawan longsor. Struktur tanah di lereng bukit curam membuat kawasan ini rentan, terutama saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.(hrc)

 




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top