Senin, 2 Februari 2026

Breaking News

  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
  • Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru   ●   
Jalur Sumbar–Riau di Kelok Sembilan Kembali Dibuka Usai Longsor, Lalu Lintas Lancar Dua Arah
Jumat 19 September 2025, 10:52 WIB
Akses jalan utama Sumbar-Riau di Kelok 9 kembali dibuka dua jalur usai longsor, Satlantas pastikan lalu lintas lancar sejak Jumat pagi.

LIMAPULUH KOTA – Jalur penghubung Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau di kawasan Kelok Sembilan kembali dibuka untuk kendaraan dua arah pada Jumat pagi (19/9/2025).

Pembukaan dilakukan setelah material longsor yang menimbun badan jalan berhasil dibersihkan sepenuhnya.

Pantauan hingga pukul 07.25 WIB menunjukkan arus lalu lintas sudah lancar. Kendaraan dari arah Payakumbuh menuju Pekanbaru maupun sebaliknya kembali bergerak normal, antrean panjang pun berangsur hilang.

Longsor terjadi pada Kamis malam (18/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB di kelok pertama, tepatnya Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Akibatnya, jalur vital tersebut lumpuh total sejak pukul 19.30 WIB.

Proses pembersihan material berlangsung maraton. Sekitar pukul 00.30 WIB, alat berat dari PUPR mulai bekerja dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh. Tiga jam kemudian, tepat pukul 03.00 WIB, alat berat tambahan milik TNI dikerahkan dari arah sebaliknya.

Selama proses berlangsung, unit pengurai massa dari Polres Limapuluh Kota juga membantu penerangan di lokasi. Pembersihan selesai pada pukul 05.00 WIB, dan jalur kembali dibuka 15 menit kemudian.

Meski arus lalu lintas sudah normal, tim gabungan tetap melakukan pemantauan. Beberapa material tanah dilaporkan masih bergerak ketika terjadi getaran di sekitar area longsor.

Jalur lintas Sumbar–Riau, khususnya Kelok Sembilan dan kawasan Pangkalan, dikenal rawan longsor. Struktur tanah di lereng bukit curam membuat kawasan ini rentan, terutama saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.(hrc)

 




Editor :
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Minggu 21 Desember 2025
Mutasi Akhir Tahun, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Polda Riau Diganti

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top