Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Riau Difabel Fair 2025 Hadirkan Semangat Inklusif dan Kreativitas Tanpa Batas
Minggu 14 September 2025, 10:23 WIB
Riau Difabel Fair 2025.

PEKANBARU – Riau Difabel Fair 2025 sukses digelar dengan meriah di Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, Sabtu (13/9/2025). Ajang ini menjadi ruang inklusif bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan karya, kreativitas, sekaligus memperkuat jejaring usaha dan pemberdayaan.

Ratusan difabel dari Pekanbaru hingga Kampar memenuhi halaman UMRI. Mereka tampil percaya diri, baik secara individu maupun berkelompok, menampilkan bakat dan karya luar biasa.

Pertunjukan dibuka dengan opera berbahasa Bangkinang yang diperankan siswa SLB Negeri Bangkinang. Cerita kehidupan sehari-hari yang mereka bawakan kian hidup ketika dipadukan dengan musik angklung dan calempong, alat musik khas Kampar.

Suasana kemudian berubah syahdu saat Fano, penyanyi netra remaja, membawakan lagu Ibu. Suaranya yang tinggi dan menyentuh membuat banyak hadirin berkaca-kaca. Sementara itu, parade busana muslim, kasual, hingga kreasi modern dalam fashion show difabel menambah semarak acara dengan penampilan layaknya model profesional.

Selain pentas seni, kegiatan ini juga menghadirkan Talk Show Riau Difabel Community yang diisi berbagai tokoh, di antaranya Anggota DPR RI H. Hendry Munief, SE.Ak, MBA, Kepala Kemenag Kota Pekanbaru Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, Pakar Parenting Nabawiyah Dr. Yudi Irwan, SE, ME.Sy, serta Ketua HIDIMU Riau Imamil Usni.

Acara yang digagas Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Riau berkolaborasi dengan Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) ini turut menampilkan pameran produk UMKM difabel, talkshow inspiratif, dan berbagai pertunjukan seni yang memperlihatkan potensi luar biasa komunitas difabel Riau.

UMRI Deklarasi Kampus Ramah Difabel

Dalam kesempatan ini, Rektor UMRI Dr. H. Saidul Amin, MA, secara resmi mendeklarasikan UMRI sebagai Kampus Ramah Difabel. Ia menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ideologi Muhammadiyah.

“Nabi Muhammad SAW sangat memuliakan difabel. Banyak sahabat beliau adalah penyandang disabilitas, seperti Abdullah bin Ummi Maktum dan Amr bin Al-Jamuh. Rasulullah menempatkan mereka dengan penuh hormat, dan itu menjadi teladan bagi kita,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr. Hendri Sayuti, M.Ag menekankan bahwa keberpihakan Muhammadiyah kepada kaum difabel merupakan kelanjutan dari misi membela kaum dhuafa.

“Fikih difabel lahir sebagai wujud nyata komitmen itu. Ke depan, masjid dan lembaga pendidikan Muhammadiyah harus menjadi pusat pembinaan difabel, sehingga martabat mereka semakin terangkat,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya peran wakaf untuk mendukung pemberdayaan difabel.

Apresiasi dan Harapan

Ketua HIDIMU Riau sekaligus Ketua Panitia, Imamil Usni, mengapresiasi dukungan UMRI dan PW Muhammadiyah Riau. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman difabel memiliki kemampuan dan kreativitas yang tidak kalah dengan yang lain. Bahkan, karya mereka layak bersaing di pasar,” ujarnya penuh haru.

Acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kemenag Kota Pekanbaru, Lazismu Riau, Bank Danamon, JNE, Rotte Foundation, dan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia.

Ketua LDK PWM Riau, Dr. Santoso, S.Si, M.Si, menambahkan bahwa dakwah komunitas juga berarti memperjuangkan hak difabel dalam pendidikan, pekerjaan, dan akses publik. “Riau Difabel Fair bukan hanya ajang pameran, tetapi simbol bahwa inklusi adalah bagian penting dari pembangunan daerah,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara. Pertunjukan musik, tari, hingga fashion show seluruhnya diperankan oleh penyandang disabilitas. Pameran kerajinan, kuliner, dan karya seni mereka pun mendapat sambutan hangat dari pengunjung.

Riau Difabel Fair 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang konsisten memperkuat ekosistem inklusi sosial di Bumi Lancang Kuning. “Semoga tahun depan lebih besar, lebih banyak peserta, dan makin banyak pihak yang terlibat,” pungkasnya.(*)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top