Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi "8+4" hingga Akhir 2025, Fokus pada Generasi Muda dan Sektor Horeka
Sabtu 13 September 2025, 13:45 WIB
Ilustrasi.

JAKARTA — Pemerintah memastikan akan terus menggelontorkan stimulus ekonomi hingga akhir 2025. Program ini dinamai "8+4" oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, merujuk pada delapan program utama dan empat program tambahan yang sedang disiapkan.

"Total programnya ada 8 plus 4, 8 plus 4 ya," ujar Airlangga usai rapat koordinasi terbatas dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantornya, Jumat (12/9/2025).

Airlangga menjelaskan bahwa langkah ini merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi nasional, khususnya dalam meningkatkan produktivitas masyarakat.

Rincian Program Stimulus "8+4"

Dukungan untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate
Pemerintah akan memfasilitasi mahasiswa magang dan lulusan baru agar bisa langsung terserap ke dunia kerja melalui program link and match. Mereka akan mulai menerima pendapatan, namun besaran insentif masih dibahas.

Perluasan Insentif Pajak (PPh 21 DTP)
Stimulus ini diperluas dari sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur ke sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bantuan Pangan Lanjutan
Program bantuan pangan berupa beras 10 kg akan dilanjutkan selama tiga bulan ke depan. Program ini telah berjalan sejak Juni-Juli 2025.

Perluasan Jaminan Sosial untuk Pekerja Lepas
Jaminan kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, dan kematian akan diberikan juga kepada pekerja lepas dan gig workers, termasuk ojek online. Pemerintah akan menanggung sebagian pembiayaan jaminan.

Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan untuk Perumahan
Stimulus ini mencakup akses pembiayaan, renovasi, dan kepemilikan rumah melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Program Padat Karya Tunai (Cash for Work)
Ditujukan bagi pekerja di sektor padat karya seperti perhubungan dan perumahan.

Airlangga menyebutkan bahwa anggaran untuk keenam program utama tersebut sudah tersedia, namun nilai pastinya masih dalam tahap finalisasi dan akan diputuskan dalam rapat lanjutan awal pekan depan.

Realokasi Anggaran untuk Efisiensi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, anggaran untuk program-program tersebut akan bersumber dari realokasi pos-pos anggaran yang tidak efektif atau tidak terserap secara optimal.

“Post anggarannya bisa digeser. Kita identifikasi mana yang tidak terserap dan mengalihkannya ke program yang siap dijalankan. Program yang berjalan lambat juga akan kami percepat,” ujar Purbaya.

Stimulus ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif serta memperkuat sektor-sektor strategis yang terdampak perlambatan global.(cnbcindonesia)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top