Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Prabowo Temui Serikat Pekerja, Bahas RUU Ketenagakerjaan hingga Reformasi Pajak
Selasa 02 September 2025, 09:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu serikat pekerja.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan perwakilan serikat pekerja di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset, serta reformasi pajak.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus perwakilan Gerakan Buruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa buruh berkomitmen mendukung Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan. Dukungan itu disertai sikap tegas mendukung demonstrasi damai dan menolak aksi anarkis yang dapat mengganggu stabilitas bangsa.

“Gerakan Buruh Indonesia mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto. Kami bukan berada di belakang Presiden, tetapi di samping Presiden. Kami mendukung demonstrasi damai, namun menentang keras perusuh yang mengganggu stabilitas politik dan ekonomi,” ujar Andi Gani dalam keterangan pers, Selasa (2/9/2025).

Andi Gani juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen menjaga ruang demokrasi sekaligus mempercepat pembahasan dua rancangan undang-undang yang menjadi aspirasi buruh.

“Presiden memastikan ruang demokrasi tetap terjaga. Beliau berjanji RUU Perampasan Aset segera dibahas, begitu pula dengan RUU Ketenagakerjaan yang menjadi aspirasi buruh,” tambahnya.

Ruang Demonstrasi Tetap Terbuka

Senada, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyatakan bahwa demonstrasi merupakan hak rakyat kecil sebagai sarana menyampaikan aspirasi ketika jalur formal belum efektif.

“Demonstrasi harus diberi ruang karena itu satu-satunya cara buruh, petani, nelayan, mahasiswa, dan kelompok kecil lainnya menyuarakan aspirasi. Namun aksi ini harus konstruktif, konstitusional, anti-kekerasan, dan tidak boleh anarkis. Presiden Prabowo setuju dengan pandangan ini,” tegas Iqbal.

Menurut Iqbal, Presiden Prabowo menyambut positif masukan para perwakilan serikat pekerja. Pertemuan berlangsung dalam suasana cair dengan melibatkan pemuka agama, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.(okezone)

 




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top