Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Prabowo Temui Serikat Pekerja, Bahas RUU Ketenagakerjaan hingga Reformasi Pajak
Selasa 02 September 2025, 09:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu serikat pekerja.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan perwakilan serikat pekerja di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset, serta reformasi pajak.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus perwakilan Gerakan Buruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa buruh berkomitmen mendukung Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan. Dukungan itu disertai sikap tegas mendukung demonstrasi damai dan menolak aksi anarkis yang dapat mengganggu stabilitas bangsa.

“Gerakan Buruh Indonesia mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto. Kami bukan berada di belakang Presiden, tetapi di samping Presiden. Kami mendukung demonstrasi damai, namun menentang keras perusuh yang mengganggu stabilitas politik dan ekonomi,” ujar Andi Gani dalam keterangan pers, Selasa (2/9/2025).

Andi Gani juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen menjaga ruang demokrasi sekaligus mempercepat pembahasan dua rancangan undang-undang yang menjadi aspirasi buruh.

“Presiden memastikan ruang demokrasi tetap terjaga. Beliau berjanji RUU Perampasan Aset segera dibahas, begitu pula dengan RUU Ketenagakerjaan yang menjadi aspirasi buruh,” tambahnya.

Ruang Demonstrasi Tetap Terbuka

Senada, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyatakan bahwa demonstrasi merupakan hak rakyat kecil sebagai sarana menyampaikan aspirasi ketika jalur formal belum efektif.

“Demonstrasi harus diberi ruang karena itu satu-satunya cara buruh, petani, nelayan, mahasiswa, dan kelompok kecil lainnya menyuarakan aspirasi. Namun aksi ini harus konstruktif, konstitusional, anti-kekerasan, dan tidak boleh anarkis. Presiden Prabowo setuju dengan pandangan ini,” tegas Iqbal.

Menurut Iqbal, Presiden Prabowo menyambut positif masukan para perwakilan serikat pekerja. Pertemuan berlangsung dalam suasana cair dengan melibatkan pemuka agama, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.(okezone)

 




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top