Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
Prabowo Temui Serikat Pekerja, Bahas RUU Ketenagakerjaan hingga Reformasi Pajak
Selasa 02 September 2025, 09:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu serikat pekerja.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan perwakilan serikat pekerja di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset, serta reformasi pajak.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus perwakilan Gerakan Buruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa buruh berkomitmen mendukung Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan. Dukungan itu disertai sikap tegas mendukung demonstrasi damai dan menolak aksi anarkis yang dapat mengganggu stabilitas bangsa.

“Gerakan Buruh Indonesia mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto. Kami bukan berada di belakang Presiden, tetapi di samping Presiden. Kami mendukung demonstrasi damai, namun menentang keras perusuh yang mengganggu stabilitas politik dan ekonomi,” ujar Andi Gani dalam keterangan pers, Selasa (2/9/2025).

Andi Gani juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen menjaga ruang demokrasi sekaligus mempercepat pembahasan dua rancangan undang-undang yang menjadi aspirasi buruh.

“Presiden memastikan ruang demokrasi tetap terjaga. Beliau berjanji RUU Perampasan Aset segera dibahas, begitu pula dengan RUU Ketenagakerjaan yang menjadi aspirasi buruh,” tambahnya.

Ruang Demonstrasi Tetap Terbuka

Senada, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyatakan bahwa demonstrasi merupakan hak rakyat kecil sebagai sarana menyampaikan aspirasi ketika jalur formal belum efektif.

“Demonstrasi harus diberi ruang karena itu satu-satunya cara buruh, petani, nelayan, mahasiswa, dan kelompok kecil lainnya menyuarakan aspirasi. Namun aksi ini harus konstruktif, konstitusional, anti-kekerasan, dan tidak boleh anarkis. Presiden Prabowo setuju dengan pandangan ini,” tegas Iqbal.

Menurut Iqbal, Presiden Prabowo menyambut positif masukan para perwakilan serikat pekerja. Pertemuan berlangsung dalam suasana cair dengan melibatkan pemuka agama, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.(okezone)

 




Editor :
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top