Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Gaza Dinyatakan Dilanda Kelaparan, Setengah Juta Warga Terjebak dalam Kondisi Krisis Kemanusiaan
Selasa 02 September 2025, 09:28 WIB
Gaza hadapi bencana kelaparan. (Foto: REUTERS/Hatem Khaled)

GAZA – Badan klasifikasi keamanan pangan global, Integrated Food Security Phase Classification (IPC), secara resmi menyatakan bahwa Jalur Gaza kini mengalami kelaparan (famine) untuk pertama kalinya. Lebih dari 500 ribu penduduk dilaporkan terjebak dalam kondisi rawan pangan ekstrem yang menyebabkan kemiskinan parah, gizi buruk, dan kematian yang seharusnya bisa dicegah.

Laporan IPC memproyeksikan kondisi kelaparan akan meluas dari Gaza Governorate ke Deir Al Balah dan Khan Younis dalam beberapa pekan mendatang. Organisasi PBB seperti FAO, UNICEF, WFP, dan WHO menyerukan respons kemanusiaan berskala penuh untuk mencegah meningkatnya angka kematian.

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut bencana ini sebagai “kelaparan buatan manusia”.

"Dunia telah menunggu terlalu lama, menyaksikan kematian tragis yang tidak perlu dari kelaparan buatan manusia ini. Gizi buruk membuat penyakit umum seperti diare menjadi mematikan, terutama bagi anak-anak," ujarnya melalui laman resmi WHO.

Mayoritas Penduduk Hadapi Krisis Pangan

Konflik berkepanjangan, perpindahan paksa, dan pembatasan ketat pada akses bantuan membuat sebagian besar warga Gaza berada di ambang kelaparan. Banyak orang dewasa rela tidak makan demi menyisakan makanan untuk anak-anak mereka.

IPC memproyeksikan bahwa pada akhir September 2025:

640.000 orang akan menghadapi tingkat kerawanan pangan Bencana (Fase 5).

1,14 juta orang berada dalam kondisi Darurat (Fase 4).

396.000 orang berada dalam kondisi Krisis (Fase 3).

Dampak Fatal pada Anak-anak dan Ibu Hamil

Gizi buruk di kalangan anak-anak Gaza meningkat drastis. Pada Juli lalu, lebih dari 12.000 anak didiagnosis menderita malnutrisi akut, angka tertinggi yang pernah tercatat. Hampir seperempat dari mereka mengalami malnutrisi akut parah (SAM) yang berisiko tinggi menyebabkan kematian.

Jumlah anak yang berisiko meninggal diperkirakan melonjak dari 14.100 menjadi 43.400 pada pertengahan 2026. Kasus serupa juga mengancam ibu hamil dan menyusui, dengan angka diprediksi naik dari 17.000 menjadi 55.000 dalam periode yang sama.

Cindy McCain, Direktur Eksekutif WFP, menegaskan perlunya aksi cepat.

"Peringatan kelaparan sudah jelas selama berbulan-bulan. Yang dibutuhkan sekarang adalah gelombang bantuan, kondisi yang lebih aman, dan sistem distribusi yang efektif untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan," katanya.(detik)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top