Senin, 12 Januari 2026

Breaking News

  • Dinilai Bertentangan dengan Perda, DPRD Pekanbaru Bahas Perwako RT/RW   ●   
  • Insiden Berulang Pipa Gas TGI di Riau, Pakar Nilai Inspeksi Tak Menyeluruh   ●   
  • Kampus Berdampak: FMIPA UNRI Wujudkan SDGs melalui Kukerta 2026   ●   
  • Pengembangan Batik Lokal, Dekranasda Inhil Tekankan Ciri Khas dan Hak Cipta   ●   
  • Pemkab Kampar Perjuangkan Infrastruktur Jalan, Bupati Temui Wamen PU   ●   
Gaza Dinyatakan Dilanda Kelaparan, Setengah Juta Warga Terjebak dalam Kondisi Krisis Kemanusiaan
Selasa 02 September 2025, 09:28 WIB
Gaza hadapi bencana kelaparan. (Foto: REUTERS/Hatem Khaled)

GAZA – Badan klasifikasi keamanan pangan global, Integrated Food Security Phase Classification (IPC), secara resmi menyatakan bahwa Jalur Gaza kini mengalami kelaparan (famine) untuk pertama kalinya. Lebih dari 500 ribu penduduk dilaporkan terjebak dalam kondisi rawan pangan ekstrem yang menyebabkan kemiskinan parah, gizi buruk, dan kematian yang seharusnya bisa dicegah.

Laporan IPC memproyeksikan kondisi kelaparan akan meluas dari Gaza Governorate ke Deir Al Balah dan Khan Younis dalam beberapa pekan mendatang. Organisasi PBB seperti FAO, UNICEF, WFP, dan WHO menyerukan respons kemanusiaan berskala penuh untuk mencegah meningkatnya angka kematian.

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut bencana ini sebagai “kelaparan buatan manusia”.

"Dunia telah menunggu terlalu lama, menyaksikan kematian tragis yang tidak perlu dari kelaparan buatan manusia ini. Gizi buruk membuat penyakit umum seperti diare menjadi mematikan, terutama bagi anak-anak," ujarnya melalui laman resmi WHO.

Mayoritas Penduduk Hadapi Krisis Pangan

Konflik berkepanjangan, perpindahan paksa, dan pembatasan ketat pada akses bantuan membuat sebagian besar warga Gaza berada di ambang kelaparan. Banyak orang dewasa rela tidak makan demi menyisakan makanan untuk anak-anak mereka.

IPC memproyeksikan bahwa pada akhir September 2025:

640.000 orang akan menghadapi tingkat kerawanan pangan Bencana (Fase 5).

1,14 juta orang berada dalam kondisi Darurat (Fase 4).

396.000 orang berada dalam kondisi Krisis (Fase 3).

Dampak Fatal pada Anak-anak dan Ibu Hamil

Gizi buruk di kalangan anak-anak Gaza meningkat drastis. Pada Juli lalu, lebih dari 12.000 anak didiagnosis menderita malnutrisi akut, angka tertinggi yang pernah tercatat. Hampir seperempat dari mereka mengalami malnutrisi akut parah (SAM) yang berisiko tinggi menyebabkan kematian.

Jumlah anak yang berisiko meninggal diperkirakan melonjak dari 14.100 menjadi 43.400 pada pertengahan 2026. Kasus serupa juga mengancam ibu hamil dan menyusui, dengan angka diprediksi naik dari 17.000 menjadi 55.000 dalam periode yang sama.

Cindy McCain, Direktur Eksekutif WFP, menegaskan perlunya aksi cepat.

"Peringatan kelaparan sudah jelas selama berbulan-bulan. Yang dibutuhkan sekarang adalah gelombang bantuan, kondisi yang lebih aman, dan sistem distribusi yang efektif untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan," katanya.(detik)




Editor :
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Minggu 21 Desember 2025
Mutasi Akhir Tahun, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Polda Riau Diganti

Jumat 12 Desember 2025
Besok, Masjid Raya An-Nur Riau Gelar Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Sumatera

Rabu 10 Desember 2025
Masyarakat Bingung Tanggal Cuti Natal? Ini Penjelasan Resminya

Senin 08 Desember 2025
Beda Warna Beda Khasiat: Ini Nutrisi Anggur Hijau, Merah, dan Hitam

Kamis 04 Desember 2025
Satu Amalan Kecil yang Mengantarkan Seseorang ke Surga

Senin 01 Desember 2025
Ribuan Mengungsi, Ratusan Tewas dalam Banjir dan Longsor di Sumatera

Sabtu 29 November 2025
FPK Riau Gelar Seminar Pembauran Kebangsaan Berperspektif Budaya Melayu

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top