Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Pemko Pekanbaru Kucurkan Rp700 Juta untuk Pelatihan Guru TK dan PAUD, Tingkatkan Kompetensi SDM Pendidikan Usia Dini
Jumat 30 Mei 2025, 09:18 WIB
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.М., dan Wakil Walikota Pekanbaru H. Markarius Anwar S.T., M.ARCH.

PEKANBARU— Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pendidikan anak usia dini. Untuk pertama kalinya, Pemko mengalokasikan anggaran sebesar Rp700 juta dalam APBD 2025 guna mendanai pelatihan bagi hampir 4.000 guru TK dan PAUD se-Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa dana ini difokuskan untuk program pelatihan berkelanjutan yang mencakup berbagai aspek peningkatan kompetensi. Mulai dari metode pembelajaran kreatif, penguatan kurikulum Merdeka Belajar, pendidikan karakter, hingga literasi digital.

“Kita ingin para guru tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus mendapatkan akses pelatihan yang setara, terstruktur, dan berkualitas,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Kamis (29/5/2025).

Selama ini, banyak guru TK dan PAUD di Pekanbaru harus mencari pelatihan secara mandiri karena belum tersedianya fasilitas pelatihan terpadu dari pemerintah. Kondisi tersebut mendorong Pemko untuk mengambil langkah konkret melalui penganggaran khusus tahun ini.

Agung juga menyampaikan apresiasinya kepada para pendidik yang selama ini tetap bersemangat meningkatkan kompetensi diri, meskipun dengan keterbatasan fasilitas.

“Kami sangat menghargai perjuangan para guru yang selama ini berinisiatif belajar dan berkembang secara mandiri. Kini saatnya pemerintah hadir untuk memberikan dukungan nyata,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari pembenahan sistemik dalam penguatan mutu pendidikan anak usia dini di Pekanbaru. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi rutin terhadap efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di lapangan, seperti yang dilansir dari riaupos.(*)




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top