Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Jurnalis di Pekanbaru Ikuti Workshop Penyelamatan Hutan dan Liputan Investigatif Lingkungan
Sabtu 17 Mei 2025, 08:23 WIB
Sebanyak 16 jurnalis dari berbagai media di Pekanbaru mengikuti workshop dan program fellowship yang diselenggarakan oleh Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) bekerja sama dengan Green Radio Line, Kamis (15/5/2025), di Hotel Pangeran.

PEKANBARU – Sebanyak 16 jurnalis dari berbagai media di Pekanbaru mengikuti workshop dan program fellowship bertema “Penyelamatan Hutan Riau dan Akses Pengelolaan Berbasis Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) bekerja sama dengan Green Radio Line, Kamis (15/5/2025), di Hotel Pangeran.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang lingkungan dan jurnalisme investigatif, seperti Okto Yugo Setyo (Koordinator Jikalahari), Made Ali (Senior Expert Bidang Lingkungan), dan Andi Fachrizal alias Rizal Daeng (Ketua Dewan Pengawas Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia/SIEJ).

Dalam paparannya, Okto Yugo Setyo membeberkan hasil investigasi yang dilakukan timnya terhadap 33 perusahaan hutan tanaman industri (HTI) di 11 provinsi selama periode 2023–2025. Penelusuran ini bertujuan menilai komitmen korporasi terhadap kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) serta implementasi standar keberlanjutan seperti SFMP APRIL, FCP APP, dan Forest Stewardship Council (FSC).

Tim investigasi, jelas Okto, mengumpulkan bukti berupa dokumentasi foto dan video yang dilengkapi data GPS dari lokasi-lokasi indikatif pelanggaran. “Selain itu, kami juga mengumpulkan dokumen dan melakukan wawancara lapangan untuk memperkuat analisis,” ujarnya.

Hasilnya menunjukkan adanya kelalaian dalam pemulihan lahan gambut, termasuk deforestasi di zona lindung serta kubah gambut prioritas restorasi, baik yang memiliki kanal maupun tidak.

Narasumber lainnya, Made Ali, mengangkat isu korupsi perizinan kehutanan di Riau. Ia menyoroti ketimpangan hukum dalam penanganan kasus suap antara korporasi dan pejabat publik.

“Fakta persidangan membuktikan adanya suap dari perusahaan HTI kepada kepala daerah. Tapi hanya kepala daerah yang dijadikan tersangka, sementara korporasi sebagai pemberi suap tak tersentuh hukum,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini mencerminkan ketidakadilan struktural, di mana aktor utama yang menikmati hasil eksploitasi hutan justru lolos dari jerat hukum.

Sesi terakhir diisi oleh Andi Fachrizal, yang membagikan pengalaman dalam melakukan liputan investigatif kejahatan lingkungan. Ia menekankan pentingnya proses investigasi yang sistematis, mulai dari penelusuran fakta, identifikasi akar masalah, hingga penyusunan laporan akhir.

“Gunakan elemen visual seperti grafik, peta, dan dokumentasi lapangan untuk memperkuat laporan. Itu akan memudahkan pembaca memahami kompleksitas isu,” jelas Rizal Daeng.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peliputan lingkungan, panitia juga menyediakan beasiswa liputan senilai Rp5 juta untuk empat proposal terbaik yang diajukan peserta.

“Proposal bisa dikirim ke panitia. Kami akan seleksi dan pilih yang paling layak untuk didanai,” tutur Suryadi M. Nur, Ketua Panitia Workshop dan Fellowship Jikalahari–Green Radio Line, seperti yang dilansir dari tribunnews.(*)




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top