Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter
Rabu 14 Mei 2025, 14:37 WIB
Visualisasi Gunung Marapi di Sumatera Barat saat terjadi erupsi, Rabu (14/5/2025) pukul 09:42 WIB pagi.BUKITTINGGI – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Rabu (14/5/2025) pagi. Kolom abu terpantau mencapai ketinggian 1.600 meter dari puncak atau sekitar 4.491 meter di atas permukaan laut.
Erupsi terjadi pada pukul 09.42 WIB. Informasi ini disampaikan oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Teguh Purnomo.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pada pukul 09.42 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut,†ujar Teguh.
Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 mm dan durasi sekitar 1 menit 2 detik.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau BMKG, Desindra Deddy Kurniawan, menjelaskan bahwa arah angin membawa sebaran abu vulkanik ke timur laut.
"Arah pergerakan abu vulkanik mengarah ke timur laut, dengan potensi meliputi wilayah Tanah Datar hingga Payakumbuh," jelas Desindra saat dikonfirmasi.
Menurut laporan Significant Meteorological Information (SIGMET) dan pengamatan dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, sebaran abu terpantau pada ketinggian hingga 15.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 10 knot. Intensitasnya diperkirakan melemah dalam beberapa jam.
“Sejauh ini belum ada bandara yang terdampak langsung oleh abu vulkanik. Perubahan sebaran dan dampaknya terhadap operasional bandara akan diinformasikan kembali berdasarkan hasil pengamatan visual dan paper test oleh otoritas terkait,†tambah Desindra.
Masyarakat di sekitar Gunung Marapi diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, mengingat aktivitas vulkanik masih berlangsung.(*)
Erupsi terjadi pada pukul 09.42 WIB. Informasi ini disampaikan oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Teguh Purnomo.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pada pukul 09.42 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut,†ujar Teguh.
Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 mm dan durasi sekitar 1 menit 2 detik.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau BMKG, Desindra Deddy Kurniawan, menjelaskan bahwa arah angin membawa sebaran abu vulkanik ke timur laut.
"Arah pergerakan abu vulkanik mengarah ke timur laut, dengan potensi meliputi wilayah Tanah Datar hingga Payakumbuh," jelas Desindra saat dikonfirmasi.
Menurut laporan Significant Meteorological Information (SIGMET) dan pengamatan dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, sebaran abu terpantau pada ketinggian hingga 15.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 10 knot. Intensitasnya diperkirakan melemah dalam beberapa jam.
“Sejauh ini belum ada bandara yang terdampak langsung oleh abu vulkanik. Perubahan sebaran dan dampaknya terhadap operasional bandara akan diinformasikan kembali berdasarkan hasil pengamatan visual dan paper test oleh otoritas terkait,†tambah Desindra.
Masyarakat di sekitar Gunung Marapi diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, mengingat aktivitas vulkanik masih berlangsung.(*)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Daerah |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung
Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi
Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat
Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru
Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan
Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat
Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari
Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan
Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota
Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat
Internasional

Senin 15 Desember 2025, 14:47 WIB
Aksi Heroik Pria Muslim di Pantai Bondi Tuai Pujian Dunia
Kamis 11 Desember 2025
Jadi Negara Pertama, Australia Terapkan Larangan Total Media Sosial untuk Anak
Sabtu 25 Oktober 2025
Kenapa Jumlah Teman Makin Berkurang saat Dewasa? Ini Alasan Ilmiahnya
Sabtu 11 Oktober 2025
Gencatan Senjata Gaza: Penemuan 55 Jenazah dari Reruntuhan
Politik

Kamis 06 November 2025, 08:29 WIB
Doli: Musda Golkar Riau Harus Jadi Awal Kebangkitan Menuju 2029
Minggu 07 September 2025
DPW PKS Riau Lantik Pengurus DPD PKS Kampar, Fahmi SE ME Resmi Nahkodai
Senin 05 Mei 2025
MK Tolak Gugatan Wakil Bupati Siak, Afni-Syamsurizal Tetap Pemenang Pilkada 2024
Kamis 17 Oktober 2024
Dukung Abdul Wahid-SF Haryanto, DPP Pemuda Sriwijaya RoadShow ke Seluruh Riau
Nasional

Sabtu 24 Januari 2026, 07:25 WIB
Kebocoran Pipa Gas Tekan Produksi Blok Rokan, PHR Siapkan Pemulihan
Sabtu 24 Januari 2026
Kebocoran Pipa Gas Tekan Produksi Blok Rokan, PHR Siapkan Pemulihan
Senin 19 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Kolumnis Bukan Profesi Wartawan
Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat
Terpopuler
01
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 02
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 03
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung 04
Kamis 06 Desember 2018, 06:35 WIB
MotoGP Ubah Kebijakan untuk Rider yang Finis Sambil Terjatuh 05
Kamis 06 Desember 2018, 07:34 WIB
Zumi Zola Hadapi Vonis
Pekanbaru

Sabtu 17 Januari 2026, 06:51 WIB
Pekanbaru Tambah 104 SPPG untuk Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2026
Sabtu 17 Januari 2026
Pekanbaru Tambah 104 SPPG untuk Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2026
Kamis 15 Januari 2026
Revolusi Perizinan di Pekanbaru: Lewat Sip Aman, Urus PBG Tak Lagi Bertahun-tahun
Jumat 26 Desember 2025
Dukung PSN, Pekanbaru Dorong Pembangunan Jalan 70 Tenayan dan Jembatan Siak V