Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter
Rabu 14 Mei 2025, 14:37 WIB
Visualisasi Gunung Marapi di Sumatera Barat saat terjadi erupsi, Rabu (14/5/2025) pukul 09:42 WIB pagi.
BUKITTINGGI – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Rabu (14/5/2025) pagi. Kolom abu terpantau mencapai ketinggian 1.600 meter dari puncak atau sekitar 4.491 meter di atas permukaan laut.
Erupsi terjadi pada pukul 09.42 WIB. Informasi ini disampaikan oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Teguh Purnomo.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pada pukul 09.42 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut,” ujar Teguh.
Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 mm dan durasi sekitar 1 menit 2 detik.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau BMKG, Desindra Deddy Kurniawan, menjelaskan bahwa arah angin membawa sebaran abu vulkanik ke timur laut.
"Arah pergerakan abu vulkanik mengarah ke timur laut, dengan potensi meliputi wilayah Tanah Datar hingga Payakumbuh," jelas Desindra saat dikonfirmasi.
Menurut laporan Significant Meteorological Information (SIGMET) dan pengamatan dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, sebaran abu terpantau pada ketinggian hingga 15.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 10 knot. Intensitasnya diperkirakan melemah dalam beberapa jam.
“Sejauh ini belum ada bandara yang terdampak langsung oleh abu vulkanik. Perubahan sebaran dan dampaknya terhadap operasional bandara akan diinformasikan kembali berdasarkan hasil pengamatan visual dan paper test oleh otoritas terkait,” tambah Desindra.
Masyarakat di sekitar Gunung Marapi diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, mengingat aktivitas vulkanik masih berlangsung.(*)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top