Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
ETPD Batam Diperkuat, BRK Syariah Siapkan Infrastruktur Digital Keuangan
Kamis 08 Mei 2025, 18:40 WIB
Gedung BRK Syariah.

BATAM – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah melalui program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Dalam rapat koordinasi ETPD yang digelar di Hotel Harris Batam Center, Kamis (8/5/2024), BRK Syariah memaparkan inisiatif penguatan pelaporan digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Acara ini dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau.

Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto, yang hadir bersama Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking Edi Wardana serta Branch Manager BRK Syariah Cabang Batam Alan Asyari, menyatakan bahwa digitalisasi merupakan strategi utama dalam mewujudkan efisiensi dan tata kelola keuangan yang lebih baik.

“Transformasi digital ini mempermudah proses audit keuangan serta meningkatkan efisiensi dan transparansi. Ini bagian dari implementasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD),” ujar Suharto.

Ia juga menyebutkan, Kota Batam memiliki infrastruktur teknologi yang memadai dan dinilai berpotensi menjadi pelopor digitalisasi di wilayah Sumatra. Tahun sebelumnya, Batam berada di peringkat ketiga dalam indeks digitalisasi tingkat regional.

“Dengan konsistensi dan sinergi antar pihak, kami yakin Batam bisa meraih posisi yang lebih baik tahun ini,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, BRK Syariah telah menyediakan layanan digital untuk seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di lingkungan Pemko Batam, guna mendorong peralihan dari transaksi tunai ke sistem non-tunai.

“Ini bukan hanya mengikuti tren, melainkan langkah nyata menuju pengelolaan anggaran yang lebih akuntabel dan efisien,” tegas Suharto.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Pemerintah Kota Batam. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah, yang mewakili Wali Kota Amsakar Achmad, menyebut sejumlah OPD seperti Dinas Perhubungan telah mulai menerapkan sistem pembayaran non-tunai.

“BRK Syariah telah memfasilitasi perubahan ini, dan kami berharap inisiatif tersebut bisa ditiru oleh OPD lainnya untuk memperkuat transparansi serta meningkatkan skor pelaporan keuangan daerah, termasuk aspek Tax Point Adjustment (TPA),” ujarnya.

Namun demikian, Azmansyah mengakui masih terdapat tantangan, terutama pada kesiapan teknologi dan keberanian OPD dalam berinovasi.

“Masih ada keraguan dalam implementasi karena terkait pertanggungjawaban. Oleh sebab itu, perlu didorong kesiapan teknologi dan literasi digital masyarakat,” katanya.

Bank Indonesia Perwakilan Kepri turut memberikan dukungan dalam proses digitalisasi ini. Asisten Direktur BI Kepri, Husni Naparin, menyampaikan bahwa digitalisasi transaksi pemerintah di Kepri menunjukkan tren positif.

“BRK Syariah sudah menyediakan kanal digital. Tinggal bagaimana OPD dan Pemda menjalin kolaborasi untuk memanfaatkannya secara maksimal,” jelas Husni.

Ia menambahkan bahwa edukasi dan sosialisasi, termasuk ke sekolah dan perguruan tinggi, menjadi kunci dalam membentuk budaya transaksi digital yang berkelanjutan.

“Sinergi antara BRK Syariah dan Pemko Batam menjadi pilar penting dalam meningkatkan pendapatan daerah serta efisiensi layanan publik,” kata Husni.

Menurutnya, dengan komitmen yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, Batam memiliki peluang besar menjadi daerah terdepan dalam digitalisasi keuangan di Sumatra.

“Rakor ini menjadi momen strategis untuk memperkuat arah kebijakan dan strategi transformasi digital keuangan daerah ke depan,” pungkasnya.(rls)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top