Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
BEM Universitas Riau Kritik Kebijakan Efisiensi Anggaran Presiden Prabowo
Senin 17 Februari 2025, 10:10 WIB
BEM Universitas Riau mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui spanduk yang bertuliskan "Anggaran Dihemat Pendidikan Melarat".

PEKANBARU – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Presiden RI Prabowo Subianto mendapat kritik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau. Kritik ini disampaikan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik di Kota Pekanbaru, termasuk di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Simpang Tabek Gadang. Salah satu spanduk tersebut bertuliskan: "Anggaran Dihemat, Pendidikan Melarat."

Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Ego Prayogo, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes atas kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai merugikan sektor pendidikan.

"Spanduk ini adalah simbol keberanian dan perlawanan mahasiswa Universitas Riau terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat. Pemerintah kembali meresahkan masyarakat dengan pemangkasan anggaran, terutama di sektor fundamental seperti pendidikan," kata Ego Prayogo, Senin (17/2/2025).

Menurut Ego, salah satu sorotan utama mahasiswa adalah pemangkasan anggaran pendidikan, termasuk pada alokasi riset, infrastruktur pendidikan, dan program beasiswa KIP. Ia menyebutkan, anggaran pendidikan yang semula sebesar Rp14,698 triliun dipotong sebesar Rp1,319 triliun oleh Direktorat Jenderal Anggaran.

"Keputusan ini menunjukkan perencanaan pemerintah yang kurang matang. Kebijakan efisiensi seharusnya menyasar pengeluaran yang tidak prioritas, bukan sektor pendidikan yang merupakan kunci pembangunan bangsa," tegasnya.

Ego menambahkan bahwa aksi pemasangan spanduk ini adalah bentuk peringatan kepada pemerintah. Ia menyatakan mahasiswa akan terus mengawal setiap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

"Ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat," pungkasnya.(sumber: halloriau.com)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top