Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
BEM Universitas Riau Kritik Kebijakan Efisiensi Anggaran Presiden Prabowo
Senin 17 Februari 2025, 10:10 WIB
BEM Universitas Riau mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui spanduk yang bertuliskan "Anggaran Dihemat Pendidikan Melarat".

PEKANBARU – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Presiden RI Prabowo Subianto mendapat kritik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau. Kritik ini disampaikan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik di Kota Pekanbaru, termasuk di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Simpang Tabek Gadang. Salah satu spanduk tersebut bertuliskan: "Anggaran Dihemat, Pendidikan Melarat."

Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Ego Prayogo, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes atas kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai merugikan sektor pendidikan.

"Spanduk ini adalah simbol keberanian dan perlawanan mahasiswa Universitas Riau terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat. Pemerintah kembali meresahkan masyarakat dengan pemangkasan anggaran, terutama di sektor fundamental seperti pendidikan," kata Ego Prayogo, Senin (17/2/2025).

Menurut Ego, salah satu sorotan utama mahasiswa adalah pemangkasan anggaran pendidikan, termasuk pada alokasi riset, infrastruktur pendidikan, dan program beasiswa KIP. Ia menyebutkan, anggaran pendidikan yang semula sebesar Rp14,698 triliun dipotong sebesar Rp1,319 triliun oleh Direktorat Jenderal Anggaran.

"Keputusan ini menunjukkan perencanaan pemerintah yang kurang matang. Kebijakan efisiensi seharusnya menyasar pengeluaran yang tidak prioritas, bukan sektor pendidikan yang merupakan kunci pembangunan bangsa," tegasnya.

Ego menambahkan bahwa aksi pemasangan spanduk ini adalah bentuk peringatan kepada pemerintah. Ia menyatakan mahasiswa akan terus mengawal setiap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

"Ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat," pungkasnya.(sumber: halloriau.com)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top