Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Pemprov Riau Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran Sesuai Instruksi Pusat
Selasa 11 Februari 2025, 06:59 WIB
ilustrasi

PEKANBARU - Sebagai respons terhadap instruksi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah menyiapkan strategi efisiensi anggaran guna mengoptimalkan penggunaan dana daerah agar lebih fokus pada program-program prioritas. Langkah ini mencakup pengurangan atau penghapusan kegiatan yang dianggap kurang esensial.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pendampingan intensif (coaching clinic) dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan efisiensi anggaran berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Kita harus melakukan efisiensi anggaran. Saat ini, kami sedang menggelar coaching clinic kepada semua OPD. Mau tidak mau, kita harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan," ujar Job Kurniawan, Senin (10/2/2025).

Ia menambahkan bahwa Pemprov Riau telah memiliki daftar kegiatan yang akan dirasionalisasi maupun yang tetap dijalankan. Namun, eksekusi kebijakan ini masih menunggu Instruksi Presiden (Inpres) resmi.

Meskipun rincian kegiatan yang akan dipangkas belum diumumkan, Job menegaskan bahwa pengurangan anggaran akan difokuskan pada kegiatan seremonial, perjalanan dinas, serta biaya makan dan minum. Sebaliknya, belanja wajib seperti gaji pegawai, pembayaran listrik, air, dan kebutuhan dasar lainnya tidak akan terdampak.

Dengan adanya kebijakan efisiensi ini, Pemprov Riau berharap pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih efektif, dengan alokasi anggaran yang lebih besar untuk program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Potensi rasionalisasi pada kegiatan seremonial dan perjalanan dinas bisa mencapai 50 persen. Ini merupakan langkah yang harus diambil sesuai instruksi Presiden. Anggaran akan lebih difokuskan untuk kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," pungkasnya.(tribunnews)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top