Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Ratusan Warga Minta THM Chromatic Family Karaoke Ditutup
Sabtu 11 Januari 2025, 07:43 WIB
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat menggelar aksi damai pada Jumat (10/1/2025) sore, menuntut pemerintah untuk menutup Tempat Hiburan Malam Chromatic Family Karaoke.

PEKANBARU – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat (FAM) menggelar aksi damai pada Jumat (10/1/2025) sore, menuntut pemerintah untuk menutup Tempat Hiburan Malam (THM) Chromatic Family Karaoke di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru. Mereka menduga tempat tersebut menjadi sarang aktivitas maksiat.

Dalam aksi tersebut, para pendemo mengenakan pita kuning di lengan sebagai simbol protes. Mereka juga membentangkan spanduk di halaman THM Chromatic Family Karaoke.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel gabungan Kepolisian dan Satpol PP guna menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami meminta pemerintah segera menutup sarang maksiat ini," ujar Ketua FAM, Syariful, dalam orasinya dari atas mobil.

Hingga pukul 15.20 WIB, aksi demonstrasi terus berlangsung. Jumlah peserta aksi semakin bertambah, melibatkan warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak.

"Tempat ini sudah menjadi sarang maksiat. Selain itu, bangunannya melanggar aturan karena berdiri dekat masjid, sekolah Islam, dan kampus," lanjut Syariful.

Para demonstran mendesak agar THM Chromatic segera ditutup dan disegel pada hari yang sama, sehingga tidak ada lagi aktivitas di tempat tersebut.

"Kami sudah dua kali turun aksi. Jika pemerintah tetap membiarkan tempat ini beroperasi, jangan salahkan kami jika nantinya mengambil tindakan sendiri untuk menutup tempat maksiat ini," tegas Syariful.

Teriakan "Tutup! Tutup!" menggema dari kelompok ibu-ibu yang turut hadir mendukung aksi tersebut.(riaupos)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top