Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Ratusan Warga Minta THM Chromatic Family Karaoke Ditutup
Sabtu 11 Januari 2025, 07:43 WIB
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat menggelar aksi damai pada Jumat (10/1/2025) sore, menuntut pemerintah untuk menutup Tempat Hiburan Malam Chromatic Family Karaoke.

PEKANBARU – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat (FAM) menggelar aksi damai pada Jumat (10/1/2025) sore, menuntut pemerintah untuk menutup Tempat Hiburan Malam (THM) Chromatic Family Karaoke di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru. Mereka menduga tempat tersebut menjadi sarang aktivitas maksiat.

Dalam aksi tersebut, para pendemo mengenakan pita kuning di lengan sebagai simbol protes. Mereka juga membentangkan spanduk di halaman THM Chromatic Family Karaoke.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel gabungan Kepolisian dan Satpol PP guna menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami meminta pemerintah segera menutup sarang maksiat ini," ujar Ketua FAM, Syariful, dalam orasinya dari atas mobil.

Hingga pukul 15.20 WIB, aksi demonstrasi terus berlangsung. Jumlah peserta aksi semakin bertambah, melibatkan warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak.

"Tempat ini sudah menjadi sarang maksiat. Selain itu, bangunannya melanggar aturan karena berdiri dekat masjid, sekolah Islam, dan kampus," lanjut Syariful.

Para demonstran mendesak agar THM Chromatic segera ditutup dan disegel pada hari yang sama, sehingga tidak ada lagi aktivitas di tempat tersebut.

"Kami sudah dua kali turun aksi. Jika pemerintah tetap membiarkan tempat ini beroperasi, jangan salahkan kami jika nantinya mengambil tindakan sendiri untuk menutup tempat maksiat ini," tegas Syariful.

Teriakan "Tutup! Tutup!" menggema dari kelompok ibu-ibu yang turut hadir mendukung aksi tersebut.(riaupos)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top