Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Menanti Ngabuburit Mahfud di Senayan Bahas Rp 349 T yang Jadi Sorotan
Rabu, 29-03-2023 - 07:55:22 WIB
TERKAIT:
   
 

Jakarta - Pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md soal transaksi mencurigakan Rp 349 triliun membuat heboh publik. Hari ini, Komisi III DPR akan ngabuburit bareng Mahfud di ruang rapat Komisi III untuk mencecar soal transaksi janggal itu.

Dirangkum detikcom, Selasa (28/3/2023), Mahfud Md sejatinya sudah berjanji akan datang ke Komisi III DPR terkait heboh transaksi mencurigakan Rp 349 triliun. Mahfud berharap orang yang bicara agak keras di DPR juga datang.

Rapat Mahfud dengan Komisi III DPR ini sudah dua kali mengalami penundaan. Pimpinan Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan rapat dengan Mahfud dan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal transaksi mencurigakan Rp 349 triliun itu akan digelar Rabu (29/3) hari ini.

"Batal (hari Jumat), karena hari fraksi dan diundur tanggal 29 Maret," kata Sahroni di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3).

Kejanggalan Rp 300 triliun, menurut Sahroni, tak boleh menguap begitu saja. Dia mengatakan hal itu bisa menimbulkan fitnah jika tak dijelaskan secara tuntas.

"Banyak informasi yang ujungnya cuma fitnah, fitnah sana, sini, tapi penyelesaiannya harus disajikan kepada publik. Itu yang tadi saya minta harus ada ujungnya, jangan sampai informasi tersebut tersebar tapi nggak ada penyelesaiannya," tutur Sahroni.

"Kita harus selesaikan dalam waktu yang cepat, tanggal 29 Maret nanti rapat bersama dengan Pak Menko, Bu Menkeu dengan Pak Ivan," sambungnya.

Rapat dengan Sri Mulyani sudah terlaksana pada Senin (27/3) kemarin.


Mahfud Siap Datang Biar Imbang

Mahfud Md menegaskan dirinya siap datang ke Komisi III DPR. Dia mengatakan perlu ada uji logika terkait heboh transaksi mencurigakan Rp 300 triliun itu.

"Uji logika dan uji kesetaraan juga, jangan dibilang pemerintah itu bawahan DPR, bukan," kata Mahfud.

Mahfud juga mengatakan orang-orang yang ngomong agak keras dalam rapat bersama PPATK harus datang. Dia mengatakan hal itu agak imbang.

"Pokoknya Rabu saya datang, kemarin yang ngomong-ngomong agak keras itu supaya datang juga, biar imbang," ujarnya.

Komisi III akan cecar Mahfud soal transaksi mencurigakan Rp 349 triliun hari ini.

DPR Akan Cecar Mahfud Hari Ini

Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto menegaskan rapat kerja Komisi III DPR dengan Mahfud Md akan digelar hari ini. Bambang mengatakan pihaknya akan mencecar Mahfud soal pernyataan transaksi mencurigakan Rp 349 triliun.

"Soal rapat dengan komite TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), rapat besok (red: hari ini) Rabu jam 15.00 WIB ngabuburit iki, itu akan mencecar angka Rp 349 Triliun dalam saksi tersebut, jangan sampai rakyat berfikir nanti ada yang aneh-aneh," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Pria yang karib disapa Bambang Pacul ini menyebut rapat akan dibuka seterang-terangnya. Bila nantinya rapat tidak dapat dilaksanakan, DPR bisa menggunakan hak interpelasi.

"Kalau nggak bisa dilaksanakan akan menggunakan hak pengawasannya lebih tinggi lagi, satu step lebih tinggi lagi, misalnya apa Pak Pacul, hak interpelasi, hak menyatakan pendapat," katanya.

Pacul menerangkan rapat hari ini hanya akan dihadiri Komite TPPU yang dalam hal ini juga dijabat Menko Polhukam Mahfud Md. Pacul menyebut pihaknya akan memanggil Menkeu Sri Mulyani bila transaksi mencurigakan itu ada kaitannya dengan pajak.

"Ini baru Ketua dan Kepala Komite TPPU dan Kepala PPATK setelah itu baru ga clear, oh ini ada uang aliran dana misalnya, kita panggil kalo ada kaitannya dengan pajak kita panggil Sri Mulyani," tutur Pacul.

"Besok sudah diundang (Sri Mulyani) tapi tidak hadir dulu, pakai data equal treatment tadi. Setelah tadi dua ini (Ketua Komite TPPU dan Kepala PPATK beri keterangan) indikasi-indikasi baru kita (datangkan), imbuhnya.(dtc)




 
Berita Lainnya :
  • Pj Gubri Dukung Penuh Parade Bhineka Tunggal Ika FPK Riau
  • FPK Riau Kunker ke Kesbangpol dan FPK-LKMMD Kota Dumai
  • Kapolda Riau Dukung Penuh Parade dan Pesona BTI 2024
  • Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) Kabupaten Solok Sah Terbentuk
  • "Ndasmu Etik": Retorika Jalur Buntu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pj Gubri Dukung Penuh Parade Bhineka Tunggal Ika FPK Riau
    02 FPK Riau Kunker ke Kesbangpol dan FPK-LKMMD Kota Dumai
    03 Kapolda Riau Dukung Penuh Parade dan Pesona BTI 2024
    04 Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) Kabupaten Solok Sah Terbentuk
    05 "Ndasmu Etik": Retorika Jalur Buntu
    06 Hari Bela Negara ke-75, FPK Riau Bersama PSMTI Gelar Baksos Donor Darah
    07 Hanura Sumbar Desak Gubernur Lantik Komisi Informasi Publik
    08 Menhan Disambut Danrem 032/Wbr Kunjungi Korban Erupsi Gunung Marapi
    09 Febby Dt Bangso Dari Ketua Ke Ketua
    10 Seluruh Korban Erupsi Gunung Marapi Telah Ditemukan
    11 Ganjar Mahfud: Benarkah Akan Dwi Tunggal?
    12 Sinde Puspita,S.Psi MM PhD. Pulang Menata Pendidikan Sumbar
    13 Sekjen Hanura Berpulang, Febby Dt Bangso dan DPD Hanura Sumbar Sampaikan Duka Mendalam
    14 Febby Dt Bangso: Kharisma Ganjar Pranowo Jelas Terlihat di Jalan Santai Perjuangan
    15 Syafri Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Forum UMKM Kab. Solok
    16 Diikuti FPK Kabupaten/Kota, Plt Gubri Buka Rakor FPK Riau
    17 Pendamping Halal LP3H UNP Raih Peringkat II Nasional Pendamping Inspiratif
    18 Terima Penghargaan FPK Riau, Gubri Ucapkan Terima Kasih kepada 69 Paguyuban se Riau
    19 Pengurus PWI Sumbar Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Mantan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni
    20 Hadirkan Komisioner KPU Riau, Dialog FPK Riau Diikuti Puluhan Tokoh Paguyuban
    21 Dibuka Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Putu Senawa Terpilih sebagai Ketua PHDI Riau
    22 Ingin Rawat Sendiri, 24 Petani kampar Minta Keluar dari Program Lanjutan PSR BPDPKS
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat