Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Payung Elektrik Masjid Raya Annur Diterjang Badai, Ini Kata Dinas PUPR PKPP Riau
Senin 27 Maret 2023, 07:38 WIB

PEKANBARU - Payung elektrik di halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau diterjang badai angin kencang disertai hujan lebat, pada Sabtu (26/3/2023). Akibatnya dua unit payung yang sudah terpasang rusak berat, hingga ada sejumlah kompenen yang patah.

Pembangunan payung elektrik di Masjid Raya Annur dibiayai melalui APBD Provinsi Riau. Ditargetkan payung elektrik yang menyerupai payung elektrik di Masjid Nabawi, Madinah itu sudah bisa digunakan pada bulan ramadan 2023 ini.

Di mana sebelumnya, progres pengerjaan payung elektrik di halaman Masjid Raya Annur sudah mencapai 90 persen. Ditargetkan progres pengerjaan sudah rampung dan bisa digunakan pada minggu kedua ramadan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak dua terpal payung terlepas dan turun ke bawah. Sebagian terpal masih terkait di besi-besi penyangga. Di teras masjid tampak sejumlah pekerja sibuk memperbaiki kerusakan payung berwarna putih berpadu hijau itu.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimiera saat dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan payung elektrik Masjid Raya Annur.

Dia mengatakan, payung tersebut rusak akibat diterjang angin kencang dan hujan lebat. Sehingga mengakibatkan beberapa komponen payung elektrik rusak berat hingga patah.

“Payung masjid ini memang fungsinya bukan untuk menahan angin kencang atau hujan lebat, tapi untuk menahan panas di siang hari. Jadi sebelum digunakan, kami mencoba membuka payung, tapi belum sempat ditutup dilanda cuaca ekstrem, hujan lebat, dan angin kencang. Sehingga menyebabkan beberapa tiang penahan payung bengkak dan ada yang patah,” ujar Thomas, saat dihubungi, Minggu (26/3/2023).

Untuk perbaikannya, kata Thomas, masih menjadi tanggung jawab dari Kontraktor PT Bersinar Jesstive Mandiri, sampai selesai dan digunakan.

Dijelaskan dia, kendati proses pengerjaan penataan infrastruktur kawasan Masjid Raya Annur masa perpanjangan kedua sudah habis. Namun, pihak kontraktor masih berkewajiban memperbaiki tanpa ada tambahan anggaran dari pemerintah.

“Kontraktor bertanggungjawab untuk perbaikan. Untuk masa perpanjangan kedua memang sudah habis, tapi dengan kejadian ini tidak bisa kita paksakan. Kita sudah rapatkan, masih ingin tahu berapa lama perbaikan. Ini kejadian alam tidak bisa berbuat apa-apa. Dari pihak pengawas kami minta untuk buat justifikasi perbaikan,” ungkapnya.

Thomas mengaku, untuk progres pembangunan payung elektrik sudah 90 persen. Hanya tinggal hanya 10 persen di penyempurnaan payungnya. Kemudian, untuk progres pengerjaan lantai keramik sudah 95 persen.

"[Lantai keramik] tinggal merapikan ada yang pecah. Gapura sepertinya sebentar lagi selesai material sudah ada dan tinggal pasang saja, kalau yang struktur inti tinggal hiasan,” ungkap Thomas.

Thomas menambahkan, bahwa pihaknya telah menargetkan, pada bulan ramadan ini tetap bisa digunakan untuk masyarakat dalam menjalani ibadah. "Terutama pada saat Lebaran nanti Insha Allah sudah bisa digunakan untuk sholat di halaman Masjid Raya Annur,” ungkapnya.

Untuk diketahui pembangun pemasangan enam payung elektrik mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah ini,  memakan annggaran sebesar Rp40,7 miliar dari pagu anggaran lebih kurang Rp42 miliar. Namun, hingga saat ini proyek penataan konstruksi di kawasan masjid tersebut belum rampung.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top