Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Pekerjaan Gedung Jantung RSUD Arifin Achmad Baru 80 Persen, Diberi Tambahan Waktu 40 Hari
Selasa 28 Februari 2023, 15:20 WIB

PEKANBARU - Pembangunan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau Riau tidak selesai sesuai kontrak awal.

Dimana pembangunan gedung yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) lebih kurang sebesar Rp16 miliar itu hingga akhir Februari belum juga rampung.

Pantauan di lokasi, terlihat pekerja masih mengerjakan proyek tersebut, baik bagian luar gedung maupun di dalam gedung sedang memasang batu bata.

Jika dilihat kasat mata pembangunan gedung miliaran rupiah itu baru sekitar 80 persen.

Direktur RSUD Arifin Achmad Riau, drg Wan Fajriatul mengakui, jika pembangunan gedung empat lantai itu terjadi keterlambatan pekerjaan.

"Iya, pekerjaan gedung pelayanan jantung terpadu terlambat. Kita sudah berikan kesempatan 50 hari kerja, namun belum selesai dan kita beri kesempatan kedua 40 hari kerja untuk penyelesaian gedung," katanya.

Wan mengatakan, jika memberikan kesempatan kedua pekerjaan gedung pelayanan jantung terpadu itu pihaknya sudah mendapat arahan dari Badan Pemerintah Keuangan (BPK) Riau.

"Kita beri kesempatan kedua 40 hari kerja itu tidak ada yang dilanggar sepanjang tidak merugikan negara, dan BPK juga sudah memberikan arahan terkait penambahan waktu pekerjaan. Namun perusahaan akan dikenakan sanksi denda keterlambatan pekerjaan," terangnya.

Wan Fajriatul berharap dengan adanya penambahan waktu 40 kerja, pekerjaan gedung yang dibiayai oleh APBN tersebut dapat diselesaikan.

"Mudah-mudahan penambahan waktu 40 hari pekerjaan gedung selesai," harapnya.

Disinggung alat kesehatan yang sudah dibeli namun belum bisa digunakan karena gedung masih proses pekerja, Wan Fajriatul menyatakan, saat ini alat
alat kesehatan di letak di instalasi.

"Alat kesehatan memang sudah datang semua, sekarang di instalasi karena gedung belum selesai, kita berharap cepat selesai," tukasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampai selesai kontrak pada akhir tahun 2022, progres pembangunan baru mencapai 65 persen.

Kemudian rekanan diberikan kesempatan 50 hari kerja untuk menyelesaikan pekerjaan, namun sampai 19 Februari 2022 pekerja tidak selesai dengan progres pekerjaan baru 76 persen.

Lalu, RSUD Arifin Achmad Riau memberikan kesempatan kedua selama 40 jadi kerja kepada rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan gedung sampai 31 Maret 2023 mendatang.(clc)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top