Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Nilai Mutlak Menjadi Pegangan Dalam Berpolitik
Pergerakan Rakyat Harus Dituntaskan
Rabu 18 Januari 2023, 14:20 WIB
Fauzi Kadir. Ketua DPW Partai Ummat Riau dan Aktivis Jogja era 80an

Fauzi Kadir

Ketua DPW Partai Ummat Riau dan Aktivis Mahasiswa Era 1980

Kehidupan kebangsaan kita sampai hari ini, membutuhkan sebuah perjuangan yang lebih masif. Pergerakan oligarki dengan tengkulak sebagai kaki tangan mereka, makin hari makin meraja lela. Akibatnya penghisapan dari oligarki sebagai pemilik modal, menjadi sebuah momok yang bila tidak diselesaikan dapat membuat rakyat terus terbenam dalam lumpur kemiskinan.

Sebagai sebuah bangsa yang merdeka, cita-cita para pendiri bangsa dan seluruh rakyat kala itu adalah kemakmuran, keadilan dan kesetaraan. Namun sistem pengelolaan negara yang lebih berpihak pada neokapitalis dan neoliberakis menjadikan rakyat tak berdaya dalam memperjuangkan hak mereka. Harusnya bila cita-cita yang dilakukan pendiri bangsa itu diperjuangkan, pemerintah meletakkan nilai ( value ) sebagai tonggak dalam mengambil sebuah keputusan.

Manusia pada dasarnya memiliki imagined comunities. Dimana setiap orang mendambakan subuah kehidupan kolektif yang aman dan semua dapat berusaha untuk memenuhi segala aspek kehidupannya dengan baik. Namun ternyata imagined comunities tersebut hanya dimiliki sekelompok orang dan oligarki. Lalu apa yang didapat rakyat? Cuma remah-remah yang membuat rakyat tak bisa mencapai harapannya. Ambil saja contoh, kehidupan para kuli, tukang ojek dari waktu ke waktu begitu-begitu saja.

Sebagai seorang aktivis muda di jogjakarta tahun 80an, saya masih banyak bertemu dengan para pendiri bangsa seperti AR Baswedan. Saya sering berdiskusi dengan beliau. Banyak harapan yang pada akhirnya menimbulkan kekecewaan.

Mengapa misalnya koperasi tak mampu menjadi sokoguru bagi rakyat. Sebab koperasi ternyata banyak yang juga dijalankan kski tangan oligarki, baik besar atau oligarki di daerah. Sehingga apa yang diperjuangkan N Hatta agar koperasi itu menjadi lembaga perekonomian bagi rakyat tidak tercapai.

Dari hal-hal seperti itulah, sudah saatnya m, rakyat sadar dan merubah. Tugas partai politik harusnya menjadi agen dalam merubah semua kehidupan. Namun ternyata partai banyak yang menjadi naungan oligarki yang pada akhirnya penguasa yang didapat adalah penguasa yang mengabdi pada oligarki tersebut.

Mengapa tidak dibentuk koperasi syariah misalnya yang bisa memutus mata rantai tengkulak. Rakyat harus paham kondisi ini, dan itulah yang saya perjuangkan bersama kawan-kawan. Memutus segala mata rantai oligarki. Perjuangan itu memang berat dan dibutuhkan keberanian untuk mewujudkannya. Struktur nilai yang menjadi pijakan dalam kehidupan bersama harus ada. Struktur nilai yang menjadi konsensus bersama demi keadilan. Bila tidak pengkhianatan pada bangsa ini akan terus terjadi.




Editor : Linoviota
Kategori : Opini
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top