Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting   ●   
  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
Bentrok dengan Security PT DSI, 4 Warga Luka Berat
Jumat 06 Januari 2023, 06:59 WIB

SIAK - Beberapa warga pemilik lahan sawit di kawasan Jalan Lintas Siak-Dayun kembali bentrok dengan PT Duta Swakarya Indah (DSI), buntut dari eksekusi lahan 1.300 Ha di Dayun, Kabupaten Siak yang masih belum mereda.

PT DSI menurunkan massanya yang memakai seragam sekuriti dan bentrok dengan penjaga kebun warga, Kamis (5/1/2023) sore.

Situasi di Jalan Lintas Siak-Dayun tersebut kembali mencekam. Bentrokan antara massa PT DSI dengan pihak penjaga kebun milik warga mengakibatkan sejumlah orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Sebanyak empat orang dari pihak pemilik lahan mengalami luka berat dan langsung dilarikan RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan perawatan.

Selain itu, juga banyak warga lainnya yang mengalami luka ringan. Di lokasi juga terlihat beberapa senjata tajam seperti parang, cangkul dan arit. juga tampak puluhan tongkat kayu dan broti.

Bahkan disebut-sebut ada di antara pihak yang membawa ketapel modifikasi dengan anak panah.

Polres Siak cepat tanggap atas peristiwa ini dan langsung melakukan pengamanan. Hingga saat ini kedua pihak kepolisian masih berjaga dan melakukan pengamanan ketat.

Sebelumnya, Ahli Hukum Pidana Forensik, Dr Robintan Sulaiman SH MH MA MM CLA menerangkan, eksekusi lahan tersebut bisa dilakukan namun berpotensi menimbulkan masalah baru. Pernyataan ini terbukti dengan kondisi sosial masyarakat setempat menjadi tidak aman.

"Hal ini pasti akan terjadi dan akhirnya menimbulkan masalah baru lagi, melihat kondisi kondisi seperti ini, tentu sosial masyakat setempat menjadi tidak aman," pungkasnya.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top