Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Gelombang Pensiun PNS, PGRI Riau Minta Pemerintah Segera Angkat Guru PPPK 2023 Tanpa Tes
Rabu 04 Januari 2023, 10:23 WIB
Wakil Ketua PGRI Riau, Ekowi (kanan) saat bersama Gubri Syamsuar

PEKANBARU - Rabu (4/1/2023), pemerintah akan menghadapi gelombang pensiun PNS besar-besaran, termasuk pada formasi guru atau tenaga pengajar. Perlu segera pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Itu disampaikan Wakil Ketua PGRI Riau, Eko Wibowo. Pria yang akrab disapa Ekowi ini menyebut pengangkatan guru honor dan tenaga pendidik (Tendik), sekaligus mengantisipasi gelombang pensiun PNS.

"Masuk tahun 2023 kami meminta pemerintah pusat dan daerah, supaya gerak cepat pengusulan pengangkatan ASN PPPK 2023. Selama Januari sampai Maret bisa mendata guru dan Tendik dengan valid dan akurat aktif di Dapodik. Agar diusulkan dalam pengangkatan ASN PPPK," ujar Ekowi, Selasa (3/1/2023).

Ketua Badan Khusus Honorer (BKH) PGRI Riau itu juga menyarankan pemerintah pusat melalui Menpan-RB harus membuat kebijakan arif dan bijaksana. Untuk pengangkatan ASN PPPK tahun 2023 agar tidak mempersulit honorer.

"Prinsipnya kita ini ingin selesaikan pengangkatan honorer seharusnya cukup saja dengan pendataan administrasi. Tak perlu lagi pakai tes yang malah habiskan anggaran. Lebih baik untuk selesaikan honorer jalur pendataan administrasi saja. Kami minta pendataan non-ASN ini benar-benar semua terdata tahun 2023," ujarnya.

Apalagi akan terjadi gelombang pwnsiun guru PNS besar-besaran tahun 2023 dan 2024. Ia beranggapan sebaiknya pemerintah pusat mulai mengangkat ASN PPPK tahun 2023 formasi guru honorer dan tenaga kependidikan.

"Ini harus jadi perhatian pemerintah pusat dan daerah mengantisipasi kekurangan guru dan Tendik di sekolah," katanya.

Ia juga meminta wacana penghapusan honorer dikaji ulang. Sebab selain gelombang pensiun massan ASN, juga menimbulkan persoalan baru yakni terjadi pengangguran massal. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top