Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Ini Kisah Iman Taufiq Pegawai Bank Alih Profesi Jadi Tukang Potong Rambut
Jumat 16 Desember 2022, 10:31 WIB

Jakarta,Situsnews.com-Memperolah rezeki tidak harus sebagai karyawan di salahsatu perusahaan. Salahsatunya, Iman Taufiq Djayadiningrat. Pekerjaannya di dunia perbankan yang banyak didambakan pencari kerja, ditinggalkannya. Iman memilih meninggalkan pekerjaannya tersebut dan banting setir menjadi tukang cukur rambut.

“Pada tahun 2015 saya memiliki usaha jasa potong rambut di rumah. Awalnya hanya sebagai kerja sampingan saja, untuk menambah pemasukan. Bermodalkan sisir dan gunting, saya buka jasa potong rambut sepulang saya kerja,” tutur Iman saat ditemui di Jakarta, Selasa (13/12/22).

Iman mengungkapkan ide usaha tersebut berawal dari hobinya yang sedari kecil memang kerap bergonta ganti model rambut. Hingga akhirnya ia mencoba belajar otodidak dari platform video online mengenai cara memotong rambut.

Foto: Istimewa

Iman akhirnya memulai karir tukang cukurnya di rumah. Namun sayangnya saat itu jasa potong rambut yang ditawarkan Iman kurang diminati. Meski demikian Iman mengaku saat itu ia tidak menyerah begitu saja. Ia mencoba peruntungan dengan menjemput bola dengan melakukan home service dari rumah ke rumah, dan ia pun mencoba berbagai teknik marketing yang dapat terpikirkan. 

Akhirnya Iman mentransformasi bisnis cukurnya melalui sosial media. Iman mempunyai caranya sendiri yang berbeda yaitu memamerkan hasil cukuranya di sosial media, saat mana Barbershop lain berlomba-lomba memamerkan keindahan interior tempat di sosial media. Hasilnya, bisnis cukurnya semakin dikenal orang-orang dan pelanggan yang berdatangan jumlahnya semakin banyak dan beragam dari mulai publik figur, pengusaha, dan lain lain.

Akhirnya pada tahun 2017 tepatnya bulan Agustus Iman memberanikan diri untuk memperbesar bisnis cukurnya dan membuka Hairnerds Studio, sebuah barber dan salon. Tak lama, Iman memutuskan untuk fokus pada bisnisnya dengan keluar dari pekerjaannya di dunia perbankan pada tahun 2020.

Pandemi Covid-19 Menerjang

Sayangnya, tantangan tidak berhenti begitu saja. Tahun 2020 dunia dilanda wabah covid-19 termasuk Indonesia. Tentu saja wabah ini berdampak bagi bisnis potong rambut yang dibangun oleh Iman, yang mengharuskan tempat cukurnya tutup untuk sementara waktu.

Namun Iman tidak berdiam diri. Dia mencoba membuat video pendek tentang edukasi, tips and trik, yang berhubungan dengan rambut dan mengunggahnya di Platform media sosial , dengan harapan setelah wabah covid-19 mereda banyak customer yang datang ke tempat cukurnya dan lebih banyak dikenal lagi oleh lapisan masyarakat.

Foto: Istimewa

Walaupun sampai sekarang Hairnerds Studio telah menjadi salah satu barbershop dan salon yang cukup dikenal masyarakat di Indonesia dan mempunyai 3 cabang, Iman tidak berpuas diri. Iman pergi ke Eropa untuk menimba ilmu mengenai dunia rambut lebih jauh lagi dan mempelajari culture rambut di luar negeri. Ilmu yang didapatkan Iman selama perjalanan di Eropa sangat berdampak baik dan merubah pandangannya terhadap memotong rambut.

Kini, Hairnerds Studio memiliki berbagai layanan mulai dari men’s haircut dan women’s haircut, hot towel shaving, hair basic colour, hair fashion colour, hair smoothing, hair curly hingga dreadlock (gimbal). Menariknya Iman mematok tarif tinggi, tidak seperti tempat cukur yang biasa dikenal masyarakat, Iman memasang harga mulai dari Rp150.000.

Rahasia keberhasilan Iman selain ketekunan dan kerja keras rupanya juga diperlukan strategi untuk membangun engagement yang baik dengan pelanggan. Terutama mengenalkan siapa Hairnerds Studio melalui media sosial. Semua pencapaian, ilmu, dan pengalaman yang Iman jalani sampai saat ini juga terdorong oleh keinginan kuatnya agar pekerjaan tukang cukur tidak lagi dianggap sebuah pekerjaan yang rendah, namun menjadi pekerjaan yang dihargai di Indonesia bahkan sampai suatu saat nanti pekerjaan tukang cukur bisa menjadi cita-cita anak sekolah.(pri)

 

 




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top