Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Bulog Pastikan Kebutuhan Beras Riau Aman Hingga Februari 2023
Rabu 14 Desember 2022, 12:12 WIB

PEKANBARU - Perum Bulog Wilayah Riau-Kepri memastikan stok beras medium di Provinsi Riau aman hinggal Februari 2023. Itu artinya saat menyambut perayaan Natal 2022 dan Tahun Naru 2023 (nataru) tidak terjadi kelangkaan beras.

Kepala Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Riau-Kepri, Basirun melaporkan stok beras di Perum Bulog saat ini, baik beras bulog maupun beras medium sebanyak 5.656 ton, sedangkan yang masih dalam perjalanan kurang lebih 1.500 ton yang didatangkan dari Sulawesi Selatan (Sulsel) dan sebagian dari Jawa Barat (Jabar).

"Sehingga untuk kebutuhan sampai akhir tahun dan Januari hingga awal Februari 2023, insyaallah stok beras masih memenuhi kebutuhan," kata Basirun di Pekanbaru, Rabu (14/12/2022).

Basirun juga menyampaikan stok gula saat ini tersedia sebanyak 71.000 ton. Sementara minyak goreng yang baru sampai dari Makassar kemasan 1 liter kurang lebih 35.000 liter.

Untuk kegiatan pasar murah atau KPSH, Basirun menyebut selama ini Bulog Selalu berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, maupun pemerintah kabupaten/kota.

Saat memimpin Rakor Pelaksanaan Natal dan Tahun Baru serta Pengendalian Inflasi di Provinsi Riau bersama Forkopimda Provinsi Riau dan pihak terkait di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (13/12/2022), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru bahkan hingga Januari 2023, ketersediaan pangan dan bahan pokok di Provinsi Riau aman, seperti telur ayam ras, daging ayam, daging sapi, tepung, minyak goreng, gula, beras, dan lainnya.

"Kita sudah minta instansi terkait seperti Bulog, dinas terkait, PLN, dan lainnya memastikan ketersediaan menjelang Natal dan Tahun Baru terpenuhi. Tapi dari laporan yang diterima saat rapat, kebutuhan masyarakat masih tersedia, cukup, dan aman,"pungkas Gubernur Syamsuar.

Gubri berharap masyarakat tidak perlu panik dan risau, sebab pemerintah dan stakeholder terkait akan berupaya untuk memenuhi semua kebutuhan pangan tetap tersedia di Provinsi Riau. (*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top