Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Ketinggian Menara Mesjid Nurul Wathan Pemprov Riau Dipastikan Hanya 36 Meter
Senin 12 Desember 2022, 11:53 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU - Menara Mesjid  Nurul Wathan dibangun Pemerintah Provinsi Riau di Jalan Siak II, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru sudah dinyatakan finishing dengan ketinggian 36 meter.

Sebelumnya, tower mesjid  ini direncanakan dengan ketingian 99 meter, melambangkan asmaulhusna atau 99 nama-nama Allah. Namun, karena adanya penurunan tiga milimeter, dan tidak ada pihak yang berani melanjutkan pekerjaan, pembangunan menara pun tidak dilanjutkan lagi.

"Memang sebelumnya ada investigasi, kajian juga sudah dilakukan. Tapi tidak ada pihak yang berani melanjutkan. Maka, ketinggian menara pun tidak dilanjutkan," kata  Kabid Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimiera, Senin (12/12/22).

Menurut Thomas, alasan kontrantor tidak berani lagi melanjutkan pembangunan tower, karena tidak mau mengambil resiko. Ada pun allasan lain yang jadi pertimbangan, soal waktu dan biaya.

"Sayang memang. Rencana ketinggian 99 meter itukan bermakna asmaulhusna. Tapi tidak ada berani ngambil resiko karena sudah ada penurunan, belum lagi pertimbangan waktu biaya," ulas Thomas.

Meski untuk ketinggian sudah dinyatakan finishing 36 meter, tapi masih ada pekerjaan yang wajib dituntaskan. Seperti tangga didalam dalam menara, kemudian kubah. Untuk pekerjaanya sendiri dilaksanakan pada 2023 nanti.

"Untuk arsitektur tidak ada tambahan. Tapi untuk tangga menuju ke atas, kubah ada memang. Itu dikerjakan pada 2023," jelas Thomas.

Disisi lain, untuk Mesjid Nurul Wathan atau sebelumnya dikenal dengan Mesjid Raya Pemprov Riau juga masih ada menyisakan pekerjaan khususnya pada arsitektur mesjid.

Selain itu, akses jalan keluar mesjid termasuk listrik. Semua jenis pekerjanan ini juga dilaksnakan pada 2023 nanti.

"Kita mau perbaikan dikit, tapi kebanyakan diarsitektur. Kan ada ukiran belum selesai. Karena waktu kontrak itu, hanya segitu. Tidak semua volume dapat. Nanti tahun depan ada lansdcape kita selsaikan, listrik kita masukan, akses jalan keluar mau dibuatkan juga. Karena tak mungkin satu akses menuju gerbang itu saja," papar Thomas.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top