Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting   ●   
  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
Ketinggian Menara Mesjid Nurul Wathan Pemprov Riau Dipastikan Hanya 36 Meter
Senin 12 Desember 2022, 11:53 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU - Menara Mesjid  Nurul Wathan dibangun Pemerintah Provinsi Riau di Jalan Siak II, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru sudah dinyatakan finishing dengan ketinggian 36 meter.

Sebelumnya, tower mesjid  ini direncanakan dengan ketingian 99 meter, melambangkan asmaulhusna atau 99 nama-nama Allah. Namun, karena adanya penurunan tiga milimeter, dan tidak ada pihak yang berani melanjutkan pekerjaan, pembangunan menara pun tidak dilanjutkan lagi.

"Memang sebelumnya ada investigasi, kajian juga sudah dilakukan. Tapi tidak ada pihak yang berani melanjutkan. Maka, ketinggian menara pun tidak dilanjutkan," kata  Kabid Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimiera, Senin (12/12/22).

Menurut Thomas, alasan kontrantor tidak berani lagi melanjutkan pembangunan tower, karena tidak mau mengambil resiko. Ada pun allasan lain yang jadi pertimbangan, soal waktu dan biaya.

"Sayang memang. Rencana ketinggian 99 meter itukan bermakna asmaulhusna. Tapi tidak ada berani ngambil resiko karena sudah ada penurunan, belum lagi pertimbangan waktu biaya," ulas Thomas.

Meski untuk ketinggian sudah dinyatakan finishing 36 meter, tapi masih ada pekerjaan yang wajib dituntaskan. Seperti tangga didalam dalam menara, kemudian kubah. Untuk pekerjaanya sendiri dilaksanakan pada 2023 nanti.

"Untuk arsitektur tidak ada tambahan. Tapi untuk tangga menuju ke atas, kubah ada memang. Itu dikerjakan pada 2023," jelas Thomas.

Disisi lain, untuk Mesjid Nurul Wathan atau sebelumnya dikenal dengan Mesjid Raya Pemprov Riau juga masih ada menyisakan pekerjaan khususnya pada arsitektur mesjid.

Selain itu, akses jalan keluar mesjid termasuk listrik. Semua jenis pekerjanan ini juga dilaksnakan pada 2023 nanti.

"Kita mau perbaikan dikit, tapi kebanyakan diarsitektur. Kan ada ukiran belum selesai. Karena waktu kontrak itu, hanya segitu. Tidak semua volume dapat. Nanti tahun depan ada lansdcape kita selsaikan, listrik kita masukan, akses jalan keluar mau dibuatkan juga. Karena tak mungkin satu akses menuju gerbang itu saja," papar Thomas.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top