Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Dari Ladang Warga untuk Negeri, Polsek Rumbai Kawal Program Ketahanan Pangan di Okura   ●   
  • Dari Okura Untuk Ketahanan Pangan, Polsek Rumbai Intensif Pantau Perkembangan Jagung Pipil   ●   
  • Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polri Hadir Dampingi Petani hingga ke Ladang   ●   
  • Dari Lahan ke Ketahanan Nasional, Polsek Rumbai Kawal Program Swasembada Pangan   ●   
  • Polsek Senapelan Pastikan Stok Sembako Aman, Harga Stabil, Warga Diminta Tak Khawatir   ●   
DPRD Riau Ingin Sekolah Negeri Diprioritaskan Bagi Siswa Kurang Mampu
Minggu 23 Oktober 2022, 08:53 WIB
Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho

PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau ingin sekolah negeri diprioritaskan bagi peserta didik kurang mampu. Sebab, biaya sekolah di fasilitas pendidikan pemerintah relatif lebih murah.

Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho mengatakan prioritas sekolah negeri bagi peserta didik kurang mampu itu bagian dari evaluasi PPDB yang menuai masalah belakangan ini. DPRD menilai peruntukan SLTA negeri itu harus tepat sasaran.

Apalagi selama PPDB selalu bermasalah lantaran kuota atau rasio tamatan SLTP lebih besar dari jumlah unit sekolah. Kondisi itu membuat peserta didik kurang mampu tidak mendapatkan, dan berakibat mereka putus sekolah lantaran tidak mampu membayar biaya pendidikan di sekolah swasta.

"Akan kami evaluasi PPDB ini. Tujuannya agar peruntukan SLTA negeri benar dan tepat sasaran. Jadi sebenarnya SLTA negeri untuk anak-anak yang betul-betul tidak mampu sehingga sekolah swasta juga bisa terisi," kata Agung, Sabtu (22/10/2022).

Diakuinya, seleksi calon siswa tidak ketat sehingga banyak anak dari keluarga kurang mampu tidak tertampung di sekolah negeri. "Kita ingin SLTA swasta dapat porsi yang tepat. Makanya diharapkan warga yang mampu memasukkan anaknya ke sekolah swasta," kata Agung.

"Jadi, tidak ada lagi nanti misalnya berbondong-bondong masuk SMUN 8. Rata-rata pindah KK ke daerah situ dan ada surat keterangan segala macam," tambah dia.

Legislator dari dapil Pekanbaru ini juga memastikan akan ada pembangunan tiga unit SLTA baru di Kota Pekanbaru. Hal ini untuk mengatasi persoalan tidak tertampungnya calon siswa saat PPDB.

"Sudah dianggarkan dalam APBD 2023. Syukur Pekanbaru juga dapat tambahan SLTA baru. Kita sangat susah memperjuangkannya," kata dia.(clc)




Editor : Tim
Kategori : DPRD Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top