Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Marak KDRT, Bhayangkari Ranting Bangko Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Jumat 21 Oktober 2022, 10:40 WIB

BAGANSIAPIAPI - Bhayangkari Ranting Bangko, Rokan Hilir (Rohil) sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan ini berlangsung dikarenakan maraknya kasus seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kegiatan berlangsung di aula Tathya Dharaka Bhayangkari Ranting Bangko pada Kamis (20/10/2022). Sebagai narasumber didatangkan dari UPT P2KBP3A.

Kepala UPT P2KBP3A, Diwana mengatakan pentingnya terhadap perlindungan perempuan dan anak. Seba kasus kekerasan saat ini angkanya cukup meningkat.

"Berkaca dari kasus yang lagi viral saat ini ya, jadi biar ibu-ibunya paham tentang haknya sebagai seorang perempuan," kata Diwana.

Dalam sosialisasi tersebut pihaknya menjelaskan tentang pasal-pasal yang ada jika terjadi tindakan kekerasan, kemudian dampak dan hal yang harus dilakukan.

"Walau ibu-ibu bhayangkari suaminya polisi semua, tapi mereka juga harus diberikan pemahaman. Intinya jika ada yang melapor terkait kekerasan dalam rumah tangga baik itu kepada istri atau anak maka akan diproses secara hukum. Apalagi itu kekerasan anak, maka prosesnya sangat cepat," tegas Diwana.

Agar tindakan kekerasan tidak sampai terjadi, maka para suami berpikir dulu sebelum melakukan kekerasan.

"Memang perempuan itu dianggap makhluk lemah, akan tetapi tanpa perempuan tentunya juga tidak ada bapak-bapak ini," katanya kepada halloriau.com.

Penyebab terjadinya kekerasan kata Diwana kebanyakan masalah faktor ekonomi, kemudian harapan berbeda sehingga menimbulkan cekcok. Kemudian komunikasi yang kurang baik.

"Makanya yang perlu dididik itu tidak hanya para ibu-ibu, bapak-bapaknya perlu juga dididik. Karena masalah tidak akan selesai dengan cara dipukul, dan telah banyak yang masuk penjara," ungkap Diwana.

Dia berharap dengan adanya kegiatan ini kita berharap angka KDRT bisa menurun. Apalagi kasus KDRT bagaikan puncak gunung es. Sementara kasus seksual yang telah ditangani pihaknya terhitung dari Januari hingga Oktober sudah ada 42 kasus, dan korbannya rata-rata anak dibawah 17 tahun.

Sementara itu, Ketua Bhayngkari Ranting Bangko, Mimi Dedi menyampaikan ucapan terima kasih kepada UPT.P2KBP3A yang telah memberikan pengetahuan tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kita bersyukur, karena menambah pengetahuan dan sangat bermanfaat bagi bhayangkari," pungkasnya.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Rokan Hilir
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top