Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Gubernur Riau Belum Pasti Anggarkan Mobil Listrik Tahun Depan, Ini Penyebabnya
Senin 17 Oktober 2022, 12:31 WIB
Gubernur Riau Syamsuar belum pastikan kendaraan mobil listrik 2023

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum bisa memastikan pengadaan mobil listrik untuk kendaraan dinas. Dalam pembahasan APBD 2023 juga belum ada kepastian pengadaan mobil listrik untuk kendaraan dinas.

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyebut antrean pembelian mobil listrik saat cukup panjang. Namun pihaknya tetap akan upayakan mengikuti instruksi Presiden Jokowi.

"Belum lagi, karena mobil listrik ini belum ada. Kita mau beli tapi barangnya tak ada," kata Syamsuar seperti dikutip dari tribunpekanbaru.com, Minggu (16/10/2022).

Gubri mengatakan, jika mobil listrik tersedia, pastinya Pemprov Riau akan membelinya.

"Kalau ada kita beli," kata Syamsuar singkat.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Haryanto mengungkapkan, pembelian mobil listrik akan dialokasikan di APBD murni tahun 2023. Pengadaan mobil listrik itu menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.

Inpres itu berisi tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Tetapi untuk unit mobil listrik yang akan dibeli belum dipastikan, sebab akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemprov Riau.

"Untuk pengadaan mobil listrik secara bertahap, kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah," katanya.

Namun pengadaan mobil listrik itu dilakukan jika Pemprov Riau berkesempatan mendapat daftar antrean mobil listrik.

"Karena untuk pembelian mobil listrik ini inden. Makanya harus kita pastikan bisa dapat tidak, jangan setelah dianggarkan barangnya tidak ada," sebut SF Hariyanto. (*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top