Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Tiga Heli Water Bombing Padamkan 1.219,93 Hektar Lahan di Riau
Jumat 14 Oktober 2022, 08:10 WIB

PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mendata sebanyak 1.219,93 di Bumi Lancang Kuning terbakar sejak Januari 2022 hingga saat ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau M Edy Afrizal SE MH, Kamis (13/10/2022) mengatakan, kebakaran sering terjadi pada wilayah yang jarang terjadi hujan.

"Untuk luas kebakaran yang sedikit dibeberapa daerah, disebabkan intensitas curah hujan yang turun satu bulan terakhir, seperti di Pekanbaru," terang Edy.

Edy mengungkapkan, kurangnya curah hujan di dua Kabupaten yakni Rohul dan Rohil, memudahkan api cepat menjalar.

"Untuk pemadaman kita menggunaka tiga unit helikopter milik BNPB, proses water bombing dilakukan ditempat-tempat yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat," jelas Edy.

Edy mengatakan, tiga unit helikopter tersebut merupakan jenis MI-8 MTV, yang saat disiagakan di Lanud Rsn.

Sedangkan rekapitulasi seluruh lahan seluas lebih kurang 1.219,93 hektar lahan di 12 Kabupaten/kota se Provinsi Riau. Paling luas terbakar berada di Kabupaten Rohul dengan luas 336 hektar dan di Rohil dengan luas 187 hektar.

Sebaran lainnya terbakar seluas 150,89 hektar di Kampar, kemudian 150,70 hektar di Bengkalis dan 113,20 hektar di Pelalawan.

Selanjutnya, seluas 85,50 hektar terbakar di Inhil,  sebanyak 79,25 hektar terbakar di Inhu. Kemudian, seluas 51,95 hektar terbakar.

Untuk di Kepulauan Meranti sendiri terbakar seluas 32,35 hektar dan masing-masing di Siak 18,06 hektar, lalu 14,53 hektar di Pekanbaru dan di Kuansing 0,50 hektar, seperti yang dilansir dari mcr.

"Kebakaran sering terjadi pada wilayah yang jarang terjadi hujan," kata Edy. (*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top