Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Kerap Berkata Kasar, Ayah di Kampar Gorok Leher Putrinya hingga Tewas
Kamis 06 Oktober 2022, 14:06 WIB

PEKANBARU - Entah apa yang merasuki MY. Pria 69 tahun ini tega menggorok leher putri kandungnya sendiri hingga tewas.

Ayah kejam ini nekat menggorok leher putrinya sendiri, Elisyah, di rumahnya yang berada di Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Elva mengungkapkan, saat ini pelaku MY sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ia juga menjelaskan, pelaku nekat membunuh anaknya dengan alasan sakit hati karena putrinya itu sering bicara kasar.

"Pelaku MY sudah ditangkap. Saat ini pelaku sudah ditahan untuk proses lebih lanjut," kata Elva, Kamis (6/10/2022).

Peristiwa itu bermula saat korban berkunjung ke rumah ayahnya di Desa Sungai Pagar, Rabu (5/10/2022). Sebelum peristiwa penggorokan terjadi, ayah dan anaknya terlibat perkelahian mulut.

"MY mengaku tidak terima dengan ucapan kasar dari korban dan langsung mengambil parang," ungkapnya.

Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung menggorok leher putrinya hingga korban tewas bersimbah darah.

"Korban tak bisa melawan hingga tersungkur di lantai. Parang pelaku yang dipakai untuk membunuh korban sudah kita amankan," sambung Elva.

Setelah kejadian, pelaku menghubungi anak laki-lakinya bernama Firmansyah. Tak lama kemudian Firmansyah tiba di rumah ayahnya. Pelaku menyampaikan kepada Firmansyah, bahwa dia telah membunuh korban karena tak terima ucapan kasar dari mulut korban.

Setelah itu Firmansyah menghubungi warga dan pihak kepolisian. Polisi langsung datang melakukan olah TKP. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk otopsi.

"Saat ditangkap awalnya pelaku sempat tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah polisi terus mendesak dan menemukan beberapa bukti, akhirnya pelaku mengaku," pungkasnya.(clc)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top