Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis Langka, Keberangkatan Jamaah Umrah Riau Terhambat
Jumat 23 September 2022, 16:13 WIB
Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (AMPHURI) Riau Junaidi

PEKANBARU - Kelangkaan vaksin meningitis ternyata juga terjadi di Provinsi Riau. Dampak kelangkaan ini membuat keberangkatan jamaah umrah ke tanah suci terhambat.

Baik kalangan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) maupun para jamaah, sama-sama mengeluhkan kelangkaan vaksin meningitis yang terjadi saat ini. Sebagian jamaah asal Pekanbaru mesti mencari vaksin jauh-jauh seperti ke Tembilahan dan Dumai.

Bahkan beberapa jamaah menghadapi kendala serius saat keberangkatan dikarenakan bagi yang tidak memiliki kartu vaksin meningitis, maka akan ditahan saat keberangkatan di pelabuhan maupun bandara.

"Benar, bisa jadi langka tidak tersedia atau dampak dari terbatasnya layanan yang diberikan. Seperti kita ketahui KKP Pekanbaru hanya melayani 100 jamaah yang akan vaksin, sementara permintaan tinggi," ujar Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Riau Junaidi, Jumat (23/9/9/2022).

Dikatakannya, pembatasan layanan 100 orang per hari dengan sistem pendaftaran online cukup mempengaruhi. Pasalnya, yang mendaftar online itu bukan berdasarkan prioritas siapa yang akan berangkat lebih dulu. Dengan kata lain, bagi yang akan berangkat umrah dalam waktu dekat dan belum vaksin, sementara slot vaksin sudah penuh sampai 20 Oktober nanti maka jamaah tersebut akan panik.

"Kalau tidak salah slotnya sudah penuh sampai tangga; 17 atau 20 Oktober. Nah, sekarang ada jamaah yang akan berangkat tanggal 10 misalnya, maka akan pontang panting mencari slot yang kosong seperti ke Tembilahan. Kalau orang tua yang sudah berumur, kan kita kasihan. Beberapa hari yang lalu di Dumai juga kendala, karena belum vaksin. Kita berharap pemerintah dan otoritas berwenang memperhatikan ini," ungkap Junaidi.

Terpisah, staf Muhibbah Travel Ezi juga mengatakan hal yang sama terkait kendala terbatasnya layanan vaksin. Menurutnya, beberapa jamaah terpaksa harus mencari vaksin manginitis ke daerah lain yang sangat jauh.

"Iya, karena kan slot perharinya terbatas. Sementara saat ini permintaan untuk keberangkatan umrah terus bertambah," sebut Ezi.

Senada juga disampaikan Izwan staf Shirotol Jannah travel yang menyebutkan sulitnya mendapatkan vaksin meningitis. "Kalau jamaahnya berangkat masih lama tidak masalah, yang menjadi problem, slot pendaftaran yang tersedia masih lama sementara jadwal berangkat dalam waktu dekat," tukasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan peraturan pemerintah jemaah haji dan umrah diwajibkan melakukan vaksinasi meningitis meningokok sebelum berangkat ke Arab Saudi. Arab Saudi merupakan destinasi dari jutaan jemaah muslim seluruh dunia untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah.

Negara Arab Saudi dikenal sebagai daerah endemis meningitis meningokok sejak ditemukannya kasus pertama kali pada jemaah haji pada tahun 1987. Jemaah dari seluruh dunia dalam jumlah besar dari berbagai negara menjadi salah satu risiko penularan penyakit berbahaya ini. (Rilis)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top