Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Tol Laut Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Negara
Kamis 15 September 2022, 08:23 WIB

PEKANBARU - Indonesia merupakan negara kepulauan. Dalam upaya untuk mendorong bangkitnya perekonomian nasional tentunya memerlukan transportasi laut yang kuat.

Pembangunan infrastruktur pelabuhan dan berbagai sarana yang diandalkan di antaranya, armada kapal dan sarana bongkar muat yang memadai untuk menopang geliat dari pembangunan ekonomi antar daerah.

Hal ini disampaikan Rektor Universitas Riau (UNRI) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA saat membuka kegiatan Kuliah Umum bersama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Rabu (14/9/2022) di Ruang Serbaguna Siak Indrapura Gedung Rektorat Kampus Bina Widya UNRI.

Kuliah Umum yang digelar oleh UNRI melalui Jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) ini, bertajuk Kebijakan Tol Laut Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Negara, Studi Tol Laut Riau-Malaka.

Kuliah umum ini mengurai tentang Tol Laut yang dapat menciptakan perdamaian dan peradaban baru di wilayah 3TP (Terpencil, Terluar, Tertinggal dan Pedalaman).

"Perekonomian nasional harus bangkit kembali melalui Tol laut, meliputi pelabuhan dan sarana transportasi laut lainnya. Perlunya mengoptimalkan tol laut dengan meningkatkan dengan jumlah komoditas lokal yang memadai dan daya jual tinggi untuk diperdagangkan keberbagai daerah di indonesia dan di mancanegara," jelas Rektor.

"Optimalisasi tol laut dapat dilakukan dengan meningkatkan dengan jumlah komoditas lokal yang memadai dan daya jual tinggi untuk diperdagangkan ke berbagai daerah di Indonesia dan di manca negara. Upaya tersebut bisa di lakukan jika semua pihak dilibatkan," sambung Guru Besar Bidang Perikanan dan Kelautan ini.

Sementara, Komisaris Utama PT Pelni, Dr Ali Masyukur Musa selaku narasumber pada kuliah umum ini, menyampaikan Program tol laut yang dijalankan pemerintah dinilai berhasil mengatasi disparitas harga antar wilayah di negara kepulauan seperti Indonesia.

"Melalui program PT Pelni melalui tol laut ini, turut menekan kesenjangan atau disparitas harga komuditas di sejumlah daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan. Harga yang setara di berbagai daerah ini nanti akan mendukung kedaulatan ekonomi dan berdampak kedaulatan negara,” ungkapnya.

Program Tol laut ini sangat tepat karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang hanya bisa terkoneksi melalui jalur laut dan udara.

Dalam hal ini, Pelni seiring perkembangan zaman juga tak hanya dikenal sebagai kapal penumpang melainkan telah juga merambah ke sektor logistik maritim dan menjadi pemain terkemuka di Asia Tenggara.

Lebih lanjut, Ali, menyampaikan Indonesia tidak akan resesi apabila fundamental ekonomi ditunjang oleh tiga hal. Pertama, ekspornya lebih besar dari impornya, lalu kedua, cadangan devisa lebih baik, dan ketiga adalah jika Produk Domestik Bruto (PDB) lebih besar dari nilai rata-rata perolehan seorang warga.

"Digoncang apa saja jika fundamental ekonomi kita bagus, krisis apapun tidak akan terpengaruh," ucapnya.




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top