Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Gubri Minta Kabupaten di Riau Siapkan 1 Desa Percontohan Anti Korupsi
Rabu 31 Agustus 2022, 06:48 WIB
Gubernur Riau Syamsuar.

PEKANBARU - Berdasarkan surat dari Pimpinan KPK, Gubernur Riau Syamsuar meminta setiap pemerintah kabupaten di Riau dapat menyiapkan satu desa percontohan anti korupsi untuk nantinya mendapat penilaian.

"Desa percontohan anti korupsi ini diminta kepada kami agar sebelum tanggal 16 September 2022 dari masing-masing bupati telah menyampaikan datanya kepada kami," kata Syamsuar dilansir mcr, Selasa (30/8/2022).

Syamsuar juga meminta dukungan bupati se-Riau agar berkenan segera mengusulkan satu desa itu yang kira-kira siap dengan kegiatan anti korupsi itu.

"Karena sesuai petunjuknya, tanggal 18 Oktober 2022 nanti ada rapat bersama, diundang Sekda, Inspektur dan beberapa instansi di lingkungan pemerintah daerah ini dalam rangka rapat penilaian desa percontohan anti korupsi ini," tuturnya.

Dijelaskan Syamsuar, dari 10 kabupaten di Riau, nantinya akan diseleksi di tingkat provinsi. Serta akan dipilih 3 desa yang diusulkan ke pusat. "Dari provinsi nanti juga akan melaksanakan penilaian, karena yang dikirim ke KPK hanya 3 desa. Berarti akan kami nilai 3 desa sehingga menjadi penilaian nasional," jelasnya.

Masih kata Syamsuar, seleksi desa percontohan anti korupsi ini dipersiapkan untuk tahun 2023 mendatang, dan nantinya akan ada pemenangnya secara nasional. Untuk kriterianya, ada petunjuk dari KPK langsung.

"Makanya tadi saya minta kepada bupati agar mengusulkan setiap kabupaten satu desa, mana desa percontohan anti korupsi, dan ini nanti akan diseleksi di Provinsi Riau sebelum tanggal 16 September 2022. Selesai itu nanti baru kita dapat 3 desa yang akan diusulkan ke KPK," pungkasnya.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top