Senin, 20 Juli 2026

Breaking News

  • Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Senapelan Pantau Stok Sembako dan Stabilitas Harga   ●   
  • Pastikan Pasokan Lancar, Polsek Senapelan Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok   ●   
  • CEO Master Bagasi Amir Hamzah Raih Pemred Award 2026 atas Kepemimpinan dan Inovasi Ekspor UMKM   ●   
  • Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026   ●   
  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
RDP dengan Komisi I, FPK Paparkan Program Kerja 2022 dan 2023
Kamis 25 Agustus 2022, 13:40 WIB
FPK Provinsi menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau

PEKANBARU - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau. Pada RDP ini FPK Provinsi Riau memaparkan Program Kerja yang telah dilaksanakan tahun 2022  dan program kerja yang dilaksanakan tahun 2023 mendatang.

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi I DPRD Riau, Kamis, (25/8/2022)  ini dipimpin Ketua Komisi 1 DPRD Riau, Eddy M Mohd Yatim, S.Sos, M.Si, yang juga dihadiri Anggota Komisi I Ust.H.Dr.Suhaidi, S.Ag, M.Pdi dan Dr.Mardianto Manan, MT.

Hadir juga Kaban Kesbangpol Riau. Jenri Salmon Ginting, AP, M.Si, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Sri Petri Haryani, S.Pd, Ketua FPK Riau, Drs.H.Auni M Noor, M.Si, serta Pengurus FPK lainnya diantaranya Sekretaris FPK Jailani, Wakil Ketua  Ir.Fakhrunnas MA Jabbar, M.Si. Bendahara, Syahrial dan Wakil Sekretaris, Saparudin Koto.

Ketua Komisi 1 DPRD Riau, Eddy M Yatim mengatakan mendukung Organisasi di bawah Koordinasi Kesbangpol Provinsi Riau seperti FPK, FKUB dan FKDM. Dikatakan Forum-forum tersebut dibentuk pemerintah berdasarkan Permendagri yang tujuannya mempersatukan anak bangsa.

"Sebagai Komisi I, kami hanya mengingatkan, karena FPK, FKDM dan FKUB menggunakan dana hibah agar menggunakan dana sesuai perudangan dan aturan yang berlaku. Selain itu program kerja harus mendukung Program Kerja Gubernur Riau. " katanya.

Sebelumnya, Kaban Kesbangpol Riau, Jenri Salmon Ginting menyampaikan bahwa Bakesbangpol sebagai pembina FPK, FKUB dan FKDM selalu mendorong agar semua bekerja sesuai Tupoksinya masing-masing.

"Idikator Kerja Utama (IKU) Bakesbangpol Riau ada dua yakni Ideks Demokrasi dan kerukunan umat beragama. Semua Forum Kemasyarakatan ini programnya disesuaikan dengan IKU Bakesbangpol," katanya.

Ketua FPK Riau, Auni M Noor menyampaikan bahwa Program kerja tahun 2022 sebagian sudah dilaksanakan dan hingga akhir tahun semua yang sudah direncanakan akan direalisasikan. "Baru-baru ini FPK Riau ikut meramaikan Pawai Budaya Pemprov Riau. kita melibatkan 72 Paguyuban dan menampilkan 22 seni pertunjukan,"katanya.

Auni juga mengatakan tahun 2023 mendatang FPK Riau merencanakan melaksanakan Parade Bhineka Tunggal Ika, Jambore pembauran jebangsaan dan sejumlah kegiatan lain yang sudah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.(rls)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top