Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Jadi Narasumber Literasi Digital
Kapolda Riau: Hindari Penyimpangan Norma dan Hukum Saat Bermedia Digital
Senin 15 Agustus 2022, 08:09 WIB
Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menjadi narasumber pada gelaran Literasi Digital Riau

PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menjadi narasumber pada gelaran Literasi Digital Riau. Kegiatan tersebut diselenggarakan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia Provinsi Riau di salah satu Mall yang ada di Pekanbaru pada Minggu (14/8/2022).

Kapolda Riau sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dimana menurutnya literasi sudah menjadi bagian dari kehidupan dan perkembangan manusia. Sejak zaman prasejarah hingga era digital saat ini.

Literasi digital merupakan pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi. Serta memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum sesuai dengan kegunaannya dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

“Perkembang teknologi, informasi dan komunikasi digital telah memberikan dampak dalam kehidupan kita sehari hari, perkembangan internet merupakan perwujudan literasi digital, yakni penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi dalam mengakses, mengkaryakan, hingga mendistribusikan informasi,” buka Iqbal diawal penjelasannya.

Menurut Iqbal, literasi dapat diartikan sebagai pemahaman dan keterampilan menulis, membaca, berhitung dan disiplin ilmu lainnya.

“Setiap individu tentu perlu memahami bahwa literasi digital adalah salah satu hal penting karena dengan adanya pemahaman dan penerapan literasi digital akan membuat individu dapat berpartisipasi di era dunia modern sekarang ini. Literasi digital akan menciptakan sebuah tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis-kreatif, sehingga tidak akan mudah tertipu yang berbasis digital seperti menjadi korban hoaks,” ujarnya.

“Literasi digital menjadi penting karena bisa membuat seseorang mampu untuk berpikir kritis, kreatif dan inovatif, juga mampu untuk memecahkan masalah serta dapat berkomunikasi dengan lancar ataupun berkolaborasi dengan banyak orang,” lanjutnya.

“Perlu kita sadari bersama bahwa dengan adanya perkembangan zaman dan teknologi saat ini, seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di Riau tentu mengharapkan adanya pelayanan yang mudah, cepat, transparan, akuntabel dan berbasis teknologi dalam segala hal termasuk juga informasi dan teknologi. Untuk menjawab tuntutan tersebut literasi digital hadir ditengah-tengah kita dalam memberikan informasi sampai ke daerah-daerah pelosok di tanah air,” beber mantan Kadiv Humas tersebut.

Jenderal jebolan Akpol tahun 1991 tersebut mengatakan kegiatan yang digelar dalam rangka hari jadi provinsi Riau ke 65 tersebut seiring dengan apa yang dicanangkan oleh presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni mendorong dan mendesak transformasi digital dilakukan hingga ke daerah.

“Kemandirian, kedaulatan serta kecakapan digital harus dipercepat sampai menyeluruh ke segala sektor masyarakat,” sambutnya.

Irjen Iqbal berharap dengan memiliki dasar kemampuan digital akan dapat menghindarkan diri dari berbagai penyimpangan norma maupun hukum dalam penggunaan media digital.

“Semoga dengan bekal dasar yang kita miliki akan menghindarkan kita dari berbagai penyimpangan norma dan hukum dalam menggunakan media digital, dan ini akan sangat mendukung dalam mengembangkan diri dalam rangka membangun dan memajukan negeri ini terutama provinsi Riau, terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua Umum Relawan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Indonesia Fajar Wei Dianto, Ketua Relawan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Wahyu Ari Sandi, Direktur Politeknik Caltex Riau: Penasehat RTIK Riau De Dadang Syarif Sihabudin S.Si, M.Sc, Direktur Program ICT Watch Indriyanto Banyumurti dan Para Pendiri Wilayah Relawan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Provinsi Riau. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top