Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Law Firm Suci Madio & Associates, Binomo, Sepertinya Ada Pembiaran
Kamis, 24-03-2022 - 15:41:12 WIB
TERKAIT:
   
 

Situsnews.com,,Jakarta-Dalam kasus Binomo, Law Firm Suci Madio & Associates menilai bahwa pemerintah terkesan ada pembiaran, padahal sesuai amanat undang-undang dasar seharusnya warga negara sejak awal harus dilindungi. Hal itu diungkapkan Eva Pattinasarany, S.H, dari Law Firm Suci Madio & Associates di Jakarta, Senin 21 Maret 2022. Menurutnya Binomo telah diperkenalkan sejak tahun 2018 namun baru pada tahun 2020 ada tindakan seperti pemblokiran, namun lalu muncul domain sejenis dan diblokir lagi demikian seterusnya dan baru kemudian pada tahun 2022 benar-benar dilakukan penindakan. “Justru dari situlah menurut saya pemerintah itu terkesan setengah-setengah dalam memberantas Binomo ini. Kenapa baru dilakukan sekarang. Kalau sejak 2020 telah dilakukan tindakan seperti sekarang ini mungkin masyarakat sudah tidak mudah terpengaruh terhadap aplikasi Binomo ini,” tandas Eva. Eva sendiri mengaku sempat belajar trading dan menuruntnya tidak ada yang menjanjikan keuntungan semata. Platform trading pengemasannya berbeda-beda namun semua memerlukan analisis. “Sedang di Binomo ini yang masyarakat merasa dirugikan itu yang binary option yakni loss or profit. Harusnya hal semacam itu kan pada saat join risikonya sudah tahu. Nah justru kalau ada unsur-unsur yang ilegal kenapa pemerintah tidak temukan di tahun 2020 tadi dan cenderung masih dibiarkan, iklannya masih banyak dijumpai di medsos, harusnya kan bisa distop seperti iklan rokok,” terang Eva. Sedang untuk mengedukasi masyarakat, kata dia, baru dilakukan oleh pemerintah di tahun 2022. “Di tahun 2020 cenderung masih dibiarkan. Kemudian ada artis dan sebagainya sehingga masyarakat lebih percaya lagi. Justru di situ kan berarti ada indikasi pembiaran,” tandas Eva. Baca Juga:  Prof. Owin Jamasy Djamaludin: Hakikat Isra Mi’raj Adalah Persaudaraan, Inti Pemberdayaan Adalah Partisipasi Seiring dengan itu Suci Madio, S.H,  dari firma hukum yang sama menyebutkan, dalam masalah Biomo pemerintah harus kembali ke UUD 45. “Artinya masyarakat sejak awal harus dilindungi jangan ada pembiaran. Kacau kalau nggak begitu. Sebab ini kan negara hukum seperti dimaksud pasal 27 UUD 1945.  Intinya Warganegara harus dilindungi,” tandas Suci Madio. Menurutnya para lawyer dalam soal Binomo terkesan terjebak pada masalah substansi sehingga kurang melihat masalah lainnya. “Padahal kan ada filsafat hukum, budaya hukum, ada moralitas hukum. Karena itu kalau saya ya pra peradilan kalau memang diyakini. Mungkin statetmen saya ini menginspirasi, tapi intinya yang terpenting warga negara harus dilindungi. Lalu apakah saya nanti akan menggugat pemerintah belum tahu saya, tapi kalau ada keluarga saya yang menjadi korban saya akan menggugat,” tandas Suci Madio. Sejauh ini kasus Binomo diberitakan telah banyak merugikan masyarakat dan para korban berunjuk rasa menuntut Binomo ditindak. Polisi telah menindak para pihak yang terlibat termasuk menangkap crazy rich Indra Kenz dan Dony Salmanan. Bareskrim Polri juga terus mendalami jaringan kasus Binomo yang ada di luar negeri seiring adanya temuan aliran dana dari kasus tersebut ke beberapa negara oleh Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Gatot Repli Handoko mengatakan penyidik masih berusaha memastikan apakah jaringan ini didalangi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA). Untuk menjalin koordinasi dengan kepolisian negara-negara yang diduga dialiri dana kasus Binomo, Divhubinter Polri nantinya akan menjalin komunikasi dengan Interpol atau ICPO (The International Criminal Police Organization). PPATK sendiri telah mengumumkan temuan aliran duit yang diduga berhubungan dengan aplikasi judi online Binomo ke luar negeri. PPATK menyebut aliran dana itu berjumlah hingga jutaan Euro ke sejumlah negara. (Taufik Vs/Deni)




 
Berita Lainnya :
  • Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat
  • Kemenkumham Riau Siap Fasilitasi Tuntutan Pengungsi Afganistan
  • 17 Orang di Riau Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Sepanjang September
  • Polda Riau Ungkap Sindikat Pengoplosan Elpiji
  • Mendag Zulkifli Tinjau Pasar Cik Puan Pekanbaru, Harga Bahan Pokok Stabil
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat
    02 Kemenkumham Riau Siap Fasilitasi Tuntutan Pengungsi Afganistan
    03 17 Orang di Riau Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Sepanjang September
    04 Polda Riau Ungkap Sindikat Pengoplosan Elpiji
    05 Mendag Zulkifli Tinjau Pasar Cik Puan Pekanbaru, Harga Bahan Pokok Stabil
    06 APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2022 Tidak Ada Tambahan Anggaran
    07 Wagubri Hadiri Peringatan 1 Abad dan Tasyakuran Warga Baru Persaudaraan SH Terate di Kuansing
    08 Stok Vaksin Meningitis di Riau Habis
    09 Tinju Amatir Di Kota Tua Jakarta
    10 Polda Riau Gerak Cepat Usut Kasus Dugaan Pengeroyokan Oknum Polwan dan Ibunya
    11 Perusahaan MCS Tak Sanggup Ganti Perbaikan Jembatan Pedamaran II Sebesar Rp30 M
    12 Training Center Kafilah MTQ Riau Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemprov Riau
    13 Baznas Riau Apresiasi Unilak Kumpulkan Zakat melalui Sistem Payroll
    14 Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis Langka, Keberangkatan Jamaah Umrah Riau Terhambat
    15 Gubernur BEM FISIP Unri Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Mahasiswa Meradang
    16 Ada 1.300 Kasus, Sekda Kampar Minta Komitmen Penanganan Stunting, Bukan Hanya Seremonial
    17 Turun Lagi, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Hari ini Rp60 ribu Per Kg
    18 Ratu Denmark Kembali Terinfeksi Corona Usai Hadiri Pemakaman Elizabeth
    19 Capaian Vaksinasi I di Riau 88,18%
    20 PHR Buru Cadangan Migas Baru di Rohul
    21 Pembatasan Kuota, 1 Mobil Hanya Boleh Beli 40 Liter Solar di Riau
    22 Inilah Info Terbaru Seleksi 7.688 PPPK di Lingkungan Pemprov Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat