Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
TVRI Raih opini Wajar Tanpa Pengecualian Dari BPK
Kamis 20 Juni 2019, 17:28 WIB

Jakarta-Setelah  tiga tahun berturut-turut mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pertama kalinya. Opini tersebut diberikan berdasarkan laporan keuangan TVRI pada 2018.

Achsanul Qosasi, Anggota III BPK menjelaskan, apresiasi yang tinggi perlu diberikan kepada TVRI. Sebagai lembaga negara yang bergerak di bidang penyiaran, TVRI mampu meraih prestasi prestisius. Meski demikian ia menjabarkan, terdapat beberapa catatan yang diberikan BPK yang perlu dibenahi TVRI  katanya di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).

"Terdapat beberapa catatan dari kami, dan ini harus ditindaklanjuti oleh TVRI untuk peningkatan ke depannya," kata Achsanul.

Direktur Utama TVRI Helmy Yahya mengatakan, perolehan WTP tersebut merupakan prestasi tertinggi yang didapatkan TVRI. Dengan prestasi tersebut, dia berharap hal itu dapat menjadi tolak ukur terjadinya transformasi di lingkungan TVRI, terutama di sektor keuangan dan pengelolaan anggaran yang akuntabel.

“Ke depannya, dengan prestasi ini, kami bisa menghadirkan program-program televisi yang berkualitas dan diminati masyarakat. Catatan dari BPK juga akan kami tindaklanjuti,” kata Helmy.

Ke depan, lanjutnya, TVRI akan terus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan anggaran yang dimiliki. Hal itu dilakukan guna menjaga kepercayaan serta pergerakan struktur manajerial seluruh karyawan TVRI yang ada di seluruh Indonesia.

Di sisi lain dia menegaskan, reformasi dan rebranding TVRI merupakan prioritas yang dimulai sejak tahun lalu. Dia mengingatkan, dengan capaian WTP yang ada, pihaknya meminta kepada seluruh karyawan TVRI agar melakukan percepatan dalam transformasi tersebut.

 Helmy menekankan, sebagai saluran televisi publik, ke depan TVRI akan menghadirkan tayangan yang diharapkan merangsang persatuan bangsa menjadi semakin erat, apapun latar belakang pandangan maupun identitas masyarakatnya.

Hal tersebut sudah dimulai dengan kembalinya TVRI menayangkan siaran olahraga bulutangkis dan sepak bola dunia. Hal tersebut dinilai dapat mengembalikan kehadiran TVRI di tengah masyarakat. Selain itu, kata dia, TVRI juga sukses menjadi penyelenggara siaran Debat Calon Presiden, Siaran Pemilu, dan menjadi TV Pool pada berbagai kegiatan kenergaraan.

"Ini sebuah kepercayaan kepada kami. Maka akan kami sambut dengan progresif," kata dia.

Helmy berkilas balik, sejak 1,5 tahun silam saat pertama kali dia baru menjabat sebagai Direktur Utama TVRI, status pengelolaan keuangan TVRI berpredikat disclaimer. Dia mengatakan, dengan predikat tersebut pihaknya merasa tertantang dan berusaha menjadikan pengelolaan keuangan ke depannya menjadi lebih akuntabel. 

Dengan adanya WTP, kata dia, hal tersebut dapat menjadi modal bagi TVRI untuk membangkitkan kepercayaan terhadap mitra dan pihak-pihak lain yang ingin bekerja sama dengan TVRI. Bahwa dengan hal ini, dia percaya seluruh mitra kerja TVRI akan semakin progresif dalam meningkatkan serta membantu menghadirkan tayangan yang berkualitas. dudung




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top