Din Syamsudin Tanggapi People Power
Selasa 21 Mei 2019, 14:05 WIB
Jakarta-Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, atau dikenal dengan Din Syamsuddin mengatakan bahwa people power adalah kekuatan rakyat itu demokrasi. Dan jika dalam rangka menyampaikann pendapat, dijamin konstitusi. Maka tidak boleh dihalang-halangi. Jika dihalangi, adalah sikap inskontitusi.
Hal itu diungkap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dalam acara 'Pernyataan Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta Atas Situasi Bangsa Saat Ini.
"People power itu bahasa inggris, artinya kekuatan rakyat. Itu Demokrasi, selama hal yang dimaksud untuk menyampaikan pendapat. Dan itu dijamin konstitusi," ucap Din Syamsudin, kemarin, di Kampus FKIP UHamka Pasar Rebo, Jakarta.
Urainya jika ada yang menghalangi-halangi people power, maka itu adalah sikap inskonstitusional.
"Yang terpenting, tidak boleh ada kekerasan atau kericuhan. Dan jangan sampai ada kekacauan politik pada Rakyat dan aparat," jelas Din Syamsudin.
Terkait kecurangan Pemilu Pilpres, Din Syamsusin menegaskan, bagi yang merasa ada kecurangan, harus menjernihkannnya. Jika tidak, maka akan timbul fitnah.
"Wajar dan absah bagi yang merasa ada kecurangan. Dan itu harus dijernihkan. Jika, tidak akan timbul fitnah. Dan jika benar ada kecurangan, itu musibah.Kpu Harus mengemban amanah konstitusi, jadi harus jujur dan adil," tutupnya. (dudung)
Hal itu diungkap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dalam acara 'Pernyataan Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta Atas Situasi Bangsa Saat Ini.
"People power itu bahasa inggris, artinya kekuatan rakyat. Itu Demokrasi, selama hal yang dimaksud untuk menyampaikan pendapat. Dan itu dijamin konstitusi," ucap Din Syamsudin, kemarin, di Kampus FKIP UHamka Pasar Rebo, Jakarta.
Urainya jika ada yang menghalangi-halangi people power, maka itu adalah sikap inskonstitusional.
"Yang terpenting, tidak boleh ada kekerasan atau kericuhan. Dan jangan sampai ada kekacauan politik pada Rakyat dan aparat," jelas Din Syamsudin.
Terkait kecurangan Pemilu Pilpres, Din Syamsusin menegaskan, bagi yang merasa ada kecurangan, harus menjernihkannnya. Jika tidak, maka akan timbul fitnah.
"Wajar dan absah bagi yang merasa ada kecurangan. Dan itu harus dijernihkan. Jika, tidak akan timbul fitnah. Dan jika benar ada kecurangan, itu musibah.Kpu Harus mengemban amanah konstitusi, jadi harus jujur dan adil," tutupnya. (dudung)
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³